Breaking News:

Virus Corona

Keras! Presiden Filipina Ancam Kurung Warganya yang Tidak Mau Divaksin: Ini Demi Melindungi Rakyat

Rakyat Filipina yang menolak divaksin, tak akan diizinkan meninggalkan rumah mereka sebagai antisipasi penyebaran varian Delta yang lebih menular.

Editor: Hanang Yuwono
Philippine Daily Inquirer
Rodrigo Duterte 

Namun, masih belum jelas apakah perintah Duterte itu berarti kini vaksin dapat diberikan bagi warga Filipina yang tak termasuk dalam kelompok prioritas pemerintah.

Mengingat terbatasnya stok vaksin, Filipina memprioritaskan para tenaga kesehatan, lansia, orang yang memiliki masalah kesehatan dan orang dewasa usia produktif.

Bagi mereka yang tetap menolak divaksin, Duterta menegaskan, “Memangnya saya peduli. Silakan mati kapan saja!”

Kendati begitu, di tengah keengganan banyak rakyat Filipina untuk divaksin, negara itu pun tengah bergulat dengan masalah kekurangan vaksin.

Filipina telah melaporkan 119 kasus varian Delta.

Namun, para ahli kesehatan memperingatkan bahwa kemungkinan ada lebih banyak kasus yang tak terdeteksi lantaran lambannya kapasitas pengurutan genom negara itu.

Kasus infeksi harian dilaporkan mulai meningkat.

Pekan ini, pihak berwenang menangguhkan perjalanan dari Malaysia dan Thailand, dan memperketat pembatasan di dan sekitar Manila.

Sejauh ini, hampir 7 juta rakyat Filipina telah divaksin secara lengkap dan lebih dari 11 juta warga lainnya telah menerima vaksin dosis pertama mereka. Jumlah itu masih jauh dari target vaksinasi pemerintah sebanyak 60 – 70  juta orang.

Artikel ini telah tayang di Kompas.tv dengan judul: Presiden Filipina Rodrigo Duterte Ancam Kurung Warganya dalam Rumah Jika Tak Mau Divaksin

Sumber: Kompas TV
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved