Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Kakek Suharto Girang Dapat Oksigen Gratis, Tidak Perlu Jauh Obati Besannya

Bantuan Oksigen untuk warga Solo disambut gembira warga yang membutuhkan. Salah satunya, Suhartono yang mendapat jatah Oksigen Gratis.

Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Tri Widodo

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Suharto Cipto Hartono (76), satu dari sekian banyak warga Solo yang beruntung, Sabtu (31/7/2021).

Warga warga Kelurahan Pucang Sawit, RT 1 RW 14, Kecamatan Jebres, Solo itu mendapatkan bantuan Oksigen gratis di Loji Gandrung, Rumah Dinas Wali Kota Solo.

Diapun sangat senang dengan bantuan Oksigen ini, karena selain gratis juga tidak perlu repot mengisi Oksigen ke wilayah Karanganyar.

" Biasanya saya beli dengan harga Rp 55 ribu. Tapi ini gratis dan stoknya jelas ada ya saya jelas senang," katanya, kepada TribunSolo.com, usai mendapatkan Oksigen gratis.

Baca juga: Gibran Bantah Ada Petugas Makam yang Lakukan Pungli : Itu Bukan Dari Petugas Resmi

Diapun langsung bersemangat saat mendapat informasi mengenai adanya bantuan Oksigen ini dari anggota Bhabinkamtibmas.

Tanpa pikir panjang, dia langsung mendaftarkan diri sebagai penerima manfaat bantuan ini, mengingat saat ini Oksigen menjadi barang langka.

Apalagi, besannya (orang tua menantunya) saat ini sangat membutuhkan Oksigen untuk mengobati sakit asam lambung yang diderita.

" Besan saya lagi butuh Oksigen. Setelah dari sini, langsung akan saya berikan," ucapnya.

Baca juga: 5 Hal yang Sebaiknya Dipersiapkan Sebelum Tes CPNS Solo 2021, Termasuk Berlatih Soal dengan Timer

Sementara itu, Komandan Korem (Danrem) 074/Warastratama Surakarta, Kolonel Inf Deddy Suryadi, mengatakan pihaknya bersama pemerintah Kota Solo berinisiasi membantu masyarakat Solo yang membutuhkan Oksigen.

"Kegiatan ini untuk membantu masyarakat Kota Solo, terutama bagi yang membutuhkan oksigen," ucap Deddy.

Deddy mengungkapkan sudah lebih dari 230 tabung oksigen milik masyarakat telah terisi.

Dia mengaku kegiatan ini akan dirutinkan setiap seminggu tiga kali.

"Mudah-mudahan ini bisa kita rutinkan, selain itu, pengisian oksigen ini tidak hanya untuk pasien isoman saja, pasien non Covid-19 boleh isi disini," pungkasnya.(*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved