Breaking News:

Kisah Qadafi, Dari Bocah Klub Badminton Lokal Solo, Kini Bawa Guatemala Guncang Olimpiade Tokyo 2020

Pebulutangkis lokal Solo Muammar Qadafi, menjadi pelatih Kevin Cordon, atlet Guatemala yang membuat syok karena lolos semifinal Olimpiade Tokyo 2020

Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Aji Bramastra
Facebook Muamar Qadafi
Muamar Qadafi, bersama atlet bulutangkis Guatemala Kevin Cordon (kanan). 

"Paling pas ngobrol Qadafi hanya dengerin, cuma ketawa ketiwi saja, nimbrung ngomong gitu jarang," ujarnya. 

Villa bertemu dengan Qadafi, terakhir kali sekitar tahun 1996, saat Villa keluar dari PB Djarum.

"Kalau sekarang seperti apa orangtuanya saya kurang tahu, terakhir komunikasi satu tahun lalu, saya tanya masih ingat nggak sama saya, katanya masih," paparnya. 

Soal keberhasilan Qadafi bersama Guatemala menembus semifinal, Villa pun sudah mengirim pesan WA ucapan selamat.

"Ya tadi balas, mau fokus dulu di semifinal," ujar Villa.

Villa mengaku tak tahu persis di mana rumah Qadafi.

Tapi, menurut Villa, Qadafi kecil sebenarnya tinggal bukan wilayah administratif Kota Solo, melainkan di Kabupaten Sukoharjo, tepatnya di kawasan Waringirejo, Cemani, Sukoharjo.

"Orangtuanya masih di Solo, terakhir saya beli makanan ketemu sama bapaknya Qadafi, katanya sekarang tinggal di Waringinrejo," pungkasnya.

Soal bagaimana Qadafi bisa melatih Guatemala, Villa tak tahu persis ceritanya.

Meski demikian, menurutnya, menjadi pelatih bulutangkis di negara luar, adalah pilihan karir yang biasa saja buat seorang pebulutangkis jebolan PB Djarum.

Villa misalnya, mengaku, ia pernah mendapat tawaran serupa dari tim luar negeri. (*) 

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved