Breaking News:

Viral

Viral Atlet Israel Rusak Tempat Tidur Kardus Olimpiade Tokyo, Ternyata Ini Sosoknya, Kini Minta Maaf

Sebuah video yang menampilkan beberapa atlet menguji kekuatan serta keefektifan tempat tidur kardus di Olimpiade Jepang, viral di media sosial.

Editor: Naufal Hanif Putra Aji
(BWANGAH via TIKTOK via KOMPAS.COM)
Dalam sebuah video yang diunggah pada Senin, 26 Juli 2021, memperlihatkan tim Israel menguji kapasitas sebenarnya ranjang kardus di Olympic Village, Tokyo, Jepang. 

TRIBUNSOLO.COM - Sebuah video yang menampilkan beberapa atlet menguji kekuatan serta keefektifan tempat tidur kardus di Olimpiade Jepang, viral di media sosial.

Dalam videonya nampak  satu orang naik dan melompat di atas tempat tidur, kemudian disusul orang kedua, ketiga dan seterusnya hingga delapan orang di atas tempat tidur tersebut.

Baca juga: Olimpiade Tokyo 2020 : Head to Head Anthony Ginting vs Antonsen Anders, 2 Laga Berakhir Rubber Game

Akibatnya, tempat tidur yang dapat didaur ulang tersebut pun rusak.

Video tersebut rupanya disebut telah membuat marah warga Jepang.

“Itu tidak lucu sama sekali. Sebagai orang Jepang, itu membuat saya sangat sedih,” komentar salah seorang warganet.

"Saya tidak mengerti mengapa ada orang yang menghancurkan sesuatu milik orang lain," kata yang lain.

Banyak atlet lain telah menggunakan situs media sosial untuk membagikan pendapat mereka tentang tempat tidur yang sekarang terkenal itu.

Sosok atlet tersebut ternyata adalah perwakilan dari Israel.

Sosoknya bernama Ben Wanger mendadak viral dan menjadi perbincangan di sosial media.

Baca juga: Viral Pelatih Judo Tampar Wajah Atlet Olimpiade Sebelum Tanding, Ternyata Begini Kejadian Sebenarnya

Minta maaf.

Pada hari Kamis (29/7/2021), dirinya meminta maaf karena memposting video online yang menunjukkan dia dengan delapan atlet lainnya disebut merusak tempat tidur yang berbahan dasar kardus, di The Olympic Village.

Dikutip dari Kyodo News, Ben Wanger sebelumnya membuat video TikTok bersama rekan-rekannya.

Dalam sebuah video yang diunggah pada Senin, 26 Juli 2021, memperlihatkan tim Israel menguji kapasitas sebenarnya ranjang kardus di Olympic Village, Tokyo, Jepang.
Dalam sebuah video yang diunggah pada Senin, 26 Juli 2021, memperlihatkan tim Israel menguji kapasitas sebenarnya ranjang kardus di Olympic Village, Tokyo, Jepang. (BWANGAH via TIKTOK via KOMPAS.COM)

Video itu diunggah oleh Ben Wanger melalui akun TikTok-nya pada hari Senin (26/7/2021).

"Saya benar-benar ingin meminta maaf kepada siapa pun yang tersinggung dengan video ini," kata Wanger dalam klip video yang dikirim ke media Jepang oleh Komite Olimpiade Israel.

"Kami tidak bermaksud tidak hormat dan hanya ingin memamerkan betapa efektif dan kokohnya tempat tidur di The Olympic Village."

"Kami benar-benar menikmati tidur di tempat tidur ini dan berpikir itu adalah pilihan yang bagus dan berkelanjutan untuk Olimpiade di masa depan," kata Wanger.

Wanger juga menambahkan, dia dan rekan satu timnya merasa menghargai bahwa Jepang telah melakukan "pekerjaan luar biasa" dalam menjamu atlet di Olympic Village dan berterima kasih untuk keramahannya.

Tempat tidur kardus yang digunakan di desa atlet Tokyo 2020
Tempat tidur kardus yang digunakan di desa atlet Tokyo 2020 (Tangkap layar Kyodo News)

Baca juga: Olimpiade Tokyo 2020 : Gim Pertama, Ahsan/Hendra Kena Gebuk Yang/Chi Lin, Skor 21 - 11 Unggul Taiwan

Dikutip dari The Japan Times, tempat tidur tersebut dirancang untuk menopang beban hingga 200 kilogram, menurut produsen Airweave.

Banyak atlet lain pun telah turun ke situs media sosial untuk berbagi pendapat mereka tentang insiden tersebut.

Pelari jarak jauh Amerika Serikat, Paul Chelimo menulis di Twitter pada 17 Juli 2021 bahwa tempat tidur itu ditujukan untuk mencegah keintiman di antara para atlet.

Keesokan harinya, pesenam Irlandia, Rhys McClenaghan membantah rumor bahwa tempat tidur kardus tersebut mudah pecah.

Dirinya membagikan pendapatnya tersebut melalui video dan diunggah di Twitter miliknya.

(Tribunnews.com/Garudea Prabawati)

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved