Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Anggota DPRD Solo Minta ASN Berbesar Hati, Soal Pemotongan Tunjangan untuk Penanganan Covid-19

Anggota DPRD Solo Komisi I Ginda Ferachtriawan meminta ASN untuk berbesar hati soal pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP). 

TRIBUNSOLO.COM/RYANTONO PUJI SANTOSO
Anggota DPRD Solo, Ginda Ferachtriawan. 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Muhammad Irfan Al Amin

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Anggota DPRD Solo Komisi I Ginda Ferachtriawan meminta ASN Solo untuk berbesar hati soal pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP). 

Sebab, hal ini digunakan untuk penanganan Covid-19. 

Ginda meminta para ASN untuk berbesar hati dalam pemotongan anggaran ini, demi memberantas Covid-19 yang masih merajalela.

Baca juga: Pilunya Nasib Bocah 11 Tahun di Sragen, Selesai Isoman: Dikabari Ayah & Ibu Meninggal karena Corona

"Kami dari dewan juga banyak mengalami pemotongan dari tunjangan hingga anggaran kunjungan kerja yang semuanya dialokasikan ke dana Covid-19," imbuhnya.

Kebijakan pemotongan TPP ini telah diajukan dan disetujui oleh DPRD Solo.

Ginda Ferachtriawan menyebut bahwa pemotongan itu akan berkisar pada 10 hingga 30 persen TPP ASN Kota Solo.

Baca juga: Kisah Anak Kost Terpapar Corona di Karanganyar: Disuruh Pulang, hingga Kesulitan Cari Tempat Isoman

Baca juga: Alasan Grha Wisata Niaga Solo Tak Lagi Jadi Lokasi Karantina, Satgas Corona : Masyarakat Tak Nyaman

"Adapun nominalnya masih kita musyawarahkan, namun untuk pemotongan sudah pasti dilakukan," katanya pada Minggu (1/8/2021).

Ginda menjelaskan, bahwa pemotongan ini bertujuan untuk menutup defisit anggaran yang mencapai Rp 90 miliar yang digunakan sebagai penanganan Covid-19.

"Anggaran kita banyak habis untuk Bansos dan BTT (biaya tidak terduga) yang nilanya mencapai Rp 110 miliar," ungkapnya.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved