Breaking News:

Link Live Streaming Greysia/Apriyani vs Chen/Jia di Final Bulutangkis Ganda Putri Olimpiade 2021

Pertandingan yang mempertemukan Greysia Polii/Apriyani vs Chen Qing Chen/Jia Yi Fan berlangsung, pada Senin (2/8/2021) pagi ini mulai pukul 11.50 WIB.

Editor: Naufal Hanif Putra Aji
TribunSolo.com / AFP
Ganda putri Indonesia, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu merayakan poin yang mereka dapatkan saat melawan ganda putri Cina, Du Yue and Li Yinhui dalam Olimpaide Tokyo 2020, 29 Juli 2021. (Zhu Zheng / XINHUA / AFP) 

TRIBUNSOLO.COM - Wakil ganda putri andalan Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu akan berjuang di Final Olimpiade Tokyo 2021 cabang olahraga bulutangkis.

Pertandingan yang mempertemukan Greysia Polii/Apriyani vs Chen Qing Chen/Jia Yi Fan berlangsung, pada Senin (2/8/2021) pagi ini mulai pukul 11.50 WIB.

Baca juga: Capaian Wakil Indonesia dalam Ganda Putri di Olimpiade, Greys/Apri Cetak Sejarah Masuk Final

Langkah Greysia Polii/Apriyani Rahayu membawa pulang medali emas harus mendapat hadangan lebih dahulu dari pasangan China, Chen Qing Chen/Jia Yi Fan

Pertandingan ini digelar di Musashino Forest Sports Plaza, Tokyo.

Pertandingan ini dapat disaksikan melalui Indosiar dan Vidio.com sebagai pemegang hak siar Olimpiade Tokyo 2021.

Jadwal final ganda putri bulutangkis Olimpiade 2021

Senin, 2 Agustus 2021

Mulai pukul 11.00 WIB

Perebutan medali perunggu - Lee So Hee/Shin Seung Chan (Korea) vs Kim So Yoeung/Kong Hee Yong (Korea)

Perebutan medali emas - Greysia Polii/Apriyani Rahayu vs Chen Qing Chen/Jia Yi Fan (China)

Jejak Greysia Polii/Apriyani Rahayu mencapai babak puncak

Perjalanan Greysia Polii/Apriyani Rahayu mencapai babak puncak setelah mengalahkan wakil Korea Selatan, Lee So Hee/Shin Seung Chan, pada Sabtu (31/7/2021).

Greysia/Apriyani meladeni perlawanan Lee/Shin hanya melalui straight game 21-19 dan 21-17.

Kemenangan ini pun membuat Greysia/Apriyani menjadi ganda putri pertama Indonesia yang menembus partai final.

Menjadi ganda putri pertama Indonesia yang mencatatkan rekor ke Final tentu membuat pasangan ini bermotivasi tinggi untuk menyumbang emas.

"Saya masih belum percaya (masuk final). Sebelum berangkat saya sempat bilang, saya tidak pernah berpikiran main di Olimpiade secepat ini tapi tiba-tiba sekarang saya ada di final," kata Apriyani Rahayu dikutip dari laman Badmintonindonesia.

"Saya mengucapkan terima kasih untuk Kak Ge (Greysia Polii) yang sudah membawa saya sejauh ini.

"Saya sempat bilang untuk jangan berhenti dulu, bermainlah dengan saya. Dari situ saya diyakinkan melalui motivasinya, kerja kerasnya setiap hari, ketabahannya, dan keinginannya untuk menjadi juara," lanjut pemain kelahiran Lawulo, Sulawesi Tenggara tersebut.

Baca juga: Jadwal Badminton Olimpiade Tokyo, Greysia/Apriyani Akan Perebutkan Medali Emas Hari Ini

Menjadi pertandingan kesepuluh.

Lebih lanjut, unggulan ganda putri Indonesia nomor 6 dunia itu memberikan pandangannya mengenai calon lawan yang di hadapinya nanti.

Menariknya, ini merupakan pertarungan kesepuluh bagi Greysia/Apriyani dan Chen/Jia.

Dalam 9 pertemuan terakhir keduanya, Chen/Jia lebih banyak meraih 6 kemenangan. Sedangkan Greysia/Apriyani baru 3 kali.

Awal pertemuan Greysia/Apriyani dengan Chen/Jia terjadi di Prancis Open 2017 lalu.

Greysia Polii dan Apriyani Rahayu cium tangan wasit usai mengalahkan pasangan unggulan dari Tiongkok Chen Qingchen dan Jia Yifan di semi final French Open 2017, Sabtu (28/10/2017).
Greysia Polii dan Apriyani Rahayu cium tangan wasit usai mengalahkan pasangan unggulan dari Tiongkok Chen Qingchen dan Jia Yifan di semi final French Open 2017, Sabtu (28/10/2017). (youtube)

Saat itu, Greysia/Apriyani sukses mengalahkan Chen/Jia lewat straight game.

Namun dua pertarungan berikutnya di Hongkong Open 2017 dan Thomas Uber Cup 2018, Chen/Jia berhasil membalaskan dendamnya.

Pada Hongkong Open 2017 wakil Indonesia ini menyerah 21-14 16-21 15-21 dan di Thomas Uber Cup 2018.

Dalam pertarungan keempat, Greysia/Apriyani berhasil kembali menang dari Chen/Jia di BWF World Championships 2018.

Sayangnya Greysia/Apriyani kembali takluk di tiga turnamen BWF World Tour Finals 2018, All England 2019 dan Australia Open 2019.

Setelah tiga kekalahan beruntun, Greysia/Apriyani comeback gantian menang di BWF World Championship 2019.

Untuk pertemuan terakhir di BWF World Tour Finals 2019.

"Saya belum ingin puas dulu, kami masih harus bermain untuk emas," ujar Apri.

"Ya, masih ada tugas yang kami harus selesaikan. Saya belum banyak yang bisa disampaikan tapi kami memohon doa restu dan dukungan seluruh rakyat Indonesia untuk kami di final.  Semoga kami bisa memberikan yang terbaik," harap Greys.

Link Live Streaming

Akses di Sini (Indosiar)

Akses di Sini (Vidio.com)

Akses di Sini (Usee TV)

(Tribunnews.com/Ipunk)

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved