Breaking News:

Misteri Uang Rp2 Triliun Anak Akidi Tio Perlahan Terungkap, Saldo di Rekening Ternyata Tak Mencukupi

Bilyet giro senilai Rp 2 triliun yang diberikan Heriyanti, anak bungsu mendiang Akidi Tio ternyata tidak mencukupi.

Editor: Hanang Yuwono
Tribun Sumsel/Rahmad
Mobil ambulans tiba di rumah Heriyanti anak Akidi Tio. 

TRIBUNSOLO.COM - Polemik bantuan uang Rp 2 triliun keluarga mendiang Akidi Tio sampai kini masih diperbincangkan.

Fakta baru terungkap mengenai keberadaan uang sumbangan Rp 2 triliun dari keluarga Akidi Tio di Palembang, Sumatera Selatan.

Baca juga: Menantu Akidi Tio Akui Uang Rp 2 Triliun di Singapura, Tetangga Sebut Rudi Berprofesi Driver Online

Baca juga: Teka-teki Uang Bantuan Rp2 Triliun Keluarga Akidi Tio, Kini Menantu Mendiang Buka Suara: Tunggu Saja

Dari penelusuran polisi, rekening bilyet yang disebutkan untuk menyumbang penanganan Covid-19 tersebut ternyata tidak mencapai Rp 2 triliun.

Heriyanti Putri Akidi Tio bersama Suami, Rudi Sutadi, beserta anak laki-laki mereka berinisial KL keluar dari gedung Ditreskrimum Polda Sumsel pada pukul 21.57 WIB malam. TRIBUNSUMSEL.COM/SHINTA
Heriyanti Putri Akidi Tio bersama Suami, Rudi Sutadi, beserta anak laki-laki mereka berinisial KL keluar dari gedung Ditreskrimum Polda Sumsel pada pukul 21.57 WIB malam. TRIBUNSUMSEL.COM/SHINTA (TRIBUNSUMSEL.COM/SHINTA)

Hal tersebut diungkapkan Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi.

Ia mengatakan bilyet giro senilai Rp 2 triliun yang diberikan Heriyanti, anak bungsu mendiang Akidi Tio ternyata tidak mencukupi.

"Jadi maksudnya di rekening bilyet tersebut tidak cukup saldonya," ujar Supriadi saat menggelar press release di depan gedung Widodo Budidarmo Ditreskrimum Polda Sumsel, Selasa (3/8/2021) sore

Temuan ini terungkap setelah kepolisian melakukan koordinasi dan pengecekan terhadap bank mandiri di Sumatera Selatan (Sumsel) sesuai dengan bilyet giro yang diberikan Heriyanti.

Namun tidak diketahui kepastian berapa jumlah nominal yang terdapat dalam bilyet tersebut.

"Terkait nama pemilik rekening, saldonya serta data daripada nasabah ini merupakan rahasia pihak bank. Jadi tidak bisa diberikan oleh pihak bank kepada kepolisian. Hanya saja ditegaskan saldo tidak cukup pada rekening tersebut," ucapnya.

Saat disinggung mengenai perkembangan dalam penanganan kasus Heriyanti, Supriadi mengatakan, penyidik masih mengambil keterangan para saksi.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved