Breaking News:

30 Tahun Balapan, Valentino Rossi Ungkap MotoGP 2015 Musim Paling Menyakitkan, Kenapa?

Valentino Rossi setelah mengumumkan pensiun, ungkap momen paling mengesankan selama berkarir sebagai pembalap.

AFP/ERWIN SCHERIAU
Valentino Rossi saat mengumumkan dirinya pensiun dari dunia balap, Kamis (5/8/2021) malam WIB. 

Rossi mengatakan bahwa dirinya tak pernah menyesal dengan segala keputusan atau hal yang ia alami selama berkarier.

Baca juga: Ketika Marc Marquez Sindir Valentino Rossi: Kalau Saya Tak Bisa Lagi Menang, Ya Pensiun

Ada satu momen, yang paling berkesan menurut Rossi selama ia berkarir sebagai pembalap MotoGP.

Pada MotoGP musim 2015, Rossi sejatinya berpeluang meraih gelar ke-10 di semua kategori balapan.

Perincian sembilan gelar lainnya adalah tujuh kali juara di kelas MotoGP atau 500cc, dan masing-masing satu kali di kelas 250cc serta 125cc.

Namun, Rossi gagal menuntaskan peluang emas tersebut dan kini menjadi kesedihan terbesar dalam kariernya.

Momen itu menjadi kesedihan terbesar karena Rossi sejatinya merasa layak menjadi juara tetapi kenyataan justru berkata lain.

"Saya sedih karena tidak berhasil memenangi gelar ke-10 pada 2015. Terutama, karena saya merasa pantas mendapatkannya karena level dan kecepatan sayua pada balapan terakhir," kata Rossi, dikutip dari Speedweek.

"Akan tetapi, itu tidak bisa diubah lagi. Secara keseluruhan, saya tidak bisa mengeluh tentang hasil dalam karier saya," ujar Rossi.

Pada musim 2015, Rossi yang membalap bersama Yamaha finis di peringkat kedua dengan raihan 325 poin.

Pebalap berjulukan The Doctor itu hanya tertinggal lima poin dari rekan setimnya yang kemudian menjadi juara, Jorge Lorenzo.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved