Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Kritik Keras Pengamat Politik soal Baliho Puan Maharani : Rakyat Sedang Susah, Malah Hamburkan Uang

Dosen Psikologi Politik UNS Solo, Moh Abdul Hakim mengatakan, pemasangan baliho Puan Maharani di masa pandemi justru membuat rugi parpol itu sendiri.

Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Aji Bramastra
TribunSolo.com/Muhammad Irfan Al Amin
Baliho Puan Maharani yang bertebaran di Kota Solo. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pro kontra serbuan baliho Puan Maharani di berbagai daerah, dinilai sebagai upaya komunikasi politik yang gagal.

Adalah Dosen Psikologi Politik UNS Solo, Moh Abdul Hakim, yang mengatakan hal tersebut.

Baca juga: Misteri Kode Huruf di Baliho Puan Maharani : Kode GB Disebut Sumbangan dari Gibran

Pria yang menempuh program doktor di Selandia Baru ini mengatakan, pemasangan baliho partai di masa pandemi justru membuat rugi parpol itu sendiri.

"Pemasangan baliho partai di masa saat ini malah menjadi bumerang bagi partai itu sendiri," ucap Hakim, kepada TribunSolo.com, Sabtu (7/8/2021).

Hakim mengatakan, alih-alih hal ini bisa jadi upaya curi start kampanye, parpol malah menunjukkan mereka gagal dalam mencari empati ke masyarakat.

Hakim berpendapat, baliho tersebut justru dianggap beban untuk masyarakat di sekitarnya.

"Di saat banyak orang menghadapi ancaman ketidakpastian ekonomi, parpol justru menghamburkan uang untuk pemasangan baliho," ujar Hakim.

Hakim juga berpendapat, kalaupun pemasangan baliho digunakan sebagai strategi marketing mengenalkan partai atau tokoh parpol, ia mengatakan, timingnya keliru.

Ia mengingatkan, di masa PPKM ini, masyarakat mengurangi mobilitas sosial.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved