Berita Klaten Terbaru

Jadi Miliarder, Pria Klaten Ini Terima Ganti Rugi Tol Solo-Jogja Rp 4 M Lebih, Ogah untuk Foya-foya

Rezeki nomplok diterima seorang warga Kabupaten Klaten yang tanahnya tergusur proyek Tol Solo-Jogja.

TribunSolo.com/Mardon Widiyanto
Agung Setiyoko alias Agung Bakar menerima uang ganti rugi Tol Solo-Jogja secara simbolik sebesar Rp 4,3 miliar di Kantor Kecamatan Polanharjo, Kamis (12/8/2021). 

Selain itu, pria disapa Agung Bakar berencana akan menggunakan UGR tersebut untuk membuat sanggar kesenian karawitan untuk anak-anak.

Dia tidak memilih memborong mobil seperti fenomena di daerah lain.

Ia mengaku ingin membuat sanggar tersebut karena pasionnya sebagai seniman sekaligus budayawan

"Hal ini juga merupakan keprihatian saya selaku seninam karena masyarakat masih belum paham pentingnya seni budaya dalam masyarakat," tutur Agung

Lebih lanjut dia menjelaskaan, meski bergelimang uang dirinya memanfaatkan sebaik-baiknya.

"Pesan kami, warga-warga yang terdampak untuk menggunakan UGR tersebut secara baik dan tidak digunakan foya-foya," pesannya.

Dapat 36 Miliar

Warga Desa Glagahwangi, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten menerima uang Rp 36,4 miliar karena tanah terdampak Tol Solo-Jogja.

Pembayaran Uang Ganti Rugi (UGR) oleh pemerintah dilakukan Selasa (29/6/2021).

Kepala badan Pertanahan Nasional (BPN) Klaten, Agung Taufik Hidayat di sela-sela pembayaran tersebut mengatakan, Rp36,4 miliar untuk menebus 58 bidang tanah milik warga.

Pengendara melewati kawasan proyek pengerjaan tol Solo-Jogja di Jalan Raya Solo-Semarang, Kabupaten Boyolali, Jumat (18/6/2021).
Pengendara melewati kawasan proyek pengerjaan tol Solo-Jogja di Jalan Raya Solo-Semarang, Kabupaten Boyolali, Jumat (18/6/2021). (TribunSolo.com/Asep Abdullah)

"Pembayaran dan pelapasan hak atas tanah sejumlah 58 bidang ini senilai Rp36,4 miliar," ujar dia.

Menurut Agung, secara keseluruhan di desa tersebut terdapat 77 bidang tanah yang ikut diterjang pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut.

Namun, untuk saat ini baru 58 bidang yang dibayarkan karena bidang tanah yang belum dibayarkan masih melengkapi persyaratan administrasi.

Baca juga: Warga Desa Kuwiran Boyolali Kaya Raya, Terdampak Proyek Tol Solo - Jogja: Total Ganti Rugi Rp 165 M

Baca juga: Curhatan Warga Boyolali Terdampak Tol Solo-Jogja : Proyek Berjalan, Tapi Kini Belum Dapat Ganti Rugi

Sementara itu, Staf Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jalan tol Yogyakarta-Solo di Klaten Christian Agung Nugroho menambahkan di desa itu warga paling tinggi menerima UGR senilai Rp2,1 miliar.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved