Breaking News:

Berita Boyolali Terbaru

Petani Tembakau Selo Boyolali Merugi, Tembakau Siap Panen Terdampak Hujan Abu: Laku Murah

Petani tembakau di kawasan Selo, Boyolali merugi lantaran tembakau siap panen mereka dibeli dengan harga murah.

Penulis: Tri Widodo | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Erlangga Bima Sakti
Tanaman milik warga Dusun Tlogomulyo, Desa Tlogolele yang diguyur hujan abu, Minggu (8/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo

TRIBUNSOLO. COM, BOYOLALI - Petani tembakau di kawasan Selo, Boyolali merugi lantaran tembakau siap panen mereka dibeli dengan harga murah. 

Itu lantaran tembakau mereka terdampak hujan abu. 

Tanaman tembakau dan tomat siap panen terdampak abu vulkanik yang mengguyur sebagian wilayah Selo, Minggu hingga Selasa (8-10/8/2021) kemarin.

Baca juga: Berkali-kali Merapi Keluarkan Awan Panas, Warga di Lereng Santai, Tetap Petik Tembakau & Cari Rumput

Baca juga: Pilunya Slamet, Bawa Tembakau Seorang Diri, Truk yang Dibawanya Terguling di Gerbang Tol Karanganyar

Imbasnya, harga jual hasil pertanian warga lereng Merapi ini turun.  

“Harga tembakau basah Rp 5 ribu per kg turun jadi Rp 4 ribu per kilogram,” kata Maryanto, Kadus Stabelan, Desa Tlogolele, Kecamatan Selo, kepada TribunSolo.com, Kamis (12/08/2021).

Menurutnya, guyuran abu vulkanik gunung Merapi ini sebenarnya tidak merusak tanaman tembakau.

Baca juga: Cerita Pemakai Tembakau Gorila yang Ditangkap Polisi Sukoharjo: Beli Online, Efeknya Halusinasi

Tanaman tembakau masih bisa tumbuh subur meskipun lembaran daunnya kotor oleh abu.

Hanya saja, abu yang menempel itu membuat pembeli kurang tertarik dan menurunkan harganya.

Untuk menyiasatinya, agar daun tembakau bisa bersih lagi, warga harus membersihkan satu persatu daun tembakau dengan sapu.

Baca juga: Protes Menyengatnya Bau Pabrik Tembakau Berujung Bui : 4 Ibu di NTB Ditahan Bersama Balita

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved