Breaking News:

Berita Sukoharjo Terbaru

Meski Guru Sudah Disuntik Vaksin, Dinas Pendidikan Sukoharjo Ogah Buru-buru Buka Sekolah Tatap Muka

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sukoharjo belum terburu-buru menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

TribunSolo.com/Mardon Widiyanto
Ilustrasi : Siswa-siswi SMPN 2 Boyolali mengikuti pembelajaran tatap muka. 

Selain itu, pembukaan sekolah ini juga harus dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang sangat ketat.

"Vaksinasi itu bukan keperluan atau kondisi pemerintah untuk membuka sekolah. Kondisinya untuk membuka sekolah adalah dia ada di level 1-3, itu saja."

"Semua sekolah di level 1-3 boleh melaksanakan tatap muka," kata Nadiem dalam tayangan video di kanal YouTube Kompas TV, Selasa (24/8/2021).

Baca juga: Libur Agustus Corona Seakan Menghilang, Wisatawan Tumplek Blek di Selo, Banyak yang Tak Pakai Masker

Alasan sekolah dibuka

Banyaknya penurunan capaian belajar hingga putus sekolah menjadi alasan Nadiem untuk kembali membuka sekolah.

Berdasarkan SKB 4 Menteri, hanya daerah dengan PPKM Level 4 saja yang dilarang untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka.

Catatan Nadiem menunjukkan sebanyak 63 persen sekolah kini sudah bisa melakukan pembelajaran tatap muka, dan diwajibkan untuk membuka sekolah.

Dengan syarat para guru atau pengajarnya wajib untuk mendapat vaksinasi lengkap.

"Tapi vaksinasi guru menjadi kondisi untuk kewajiban untuk membuka tatap muka," imbuhnya.

Sekolah di Boyolali Kota Prioritas Gelar Pembelajaran Tatap Muka, Ini Alasannya

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved