Berita Solo Terbaru

Sindiran Partai Ummat Solo untuk PAN : Tak Diminta, Merengek-rengek Ikut Koalisi Pemerintahan Jokowi

Partai Ummat Solo yang didirikan Amien Rais menyindir bergabungnya PAN ke pemerintahan Jokowi-Ma'ruf.

TribunSolo.com/Asep-Istimewa
Kolose kader membawa bendera PAN yang berkibar di tengah-tengah kampanye akbar yang dihadiri Prabowo Subianto di Stadion Sriwedari Solo, Rabu (10/4/2019). Serta Logo resmi Partai Ummat yang dideklarasikan Amien Rais Kamis (29/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Muhammad Irfan Al Amin

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Partai Ummat Solo yang didirikan Amien Rais menyindir bergabungnya PAN ke pemerintahan Jokowi-Ma'ruf.

Tokoh Partai Ummat Solo yang juga eks kader PAN, Maryadi Wowok jika pengurus pusat PAN tidak peka terhadap suara akar rumputnya.

"Para elit politiknya tidak diminta, justru merengek-rengek minta berkoalisi dan bergabung ke pemerintahan," terangnya kepada TribunSolo.com, Kamis (26/8/2021).

Dia menyebut bahwa yang dilakukan para elite PAN dengan masuk ke pemerintahan adalah pengkhianatan terhadap para kadernya sendiri.

"Saya berpendapat bahwa hal itu adalah bentuk pengkhianatan terhadap para kader," katanya.

Dirinya meyakini bahwa para anggota PAN di daerah masih berharap untuk tetap berada alam gerbong oposisi sebagai penyeimbang pemerintahan.

Baca juga: Reaksi Kader di Daerah, Dengar PAN Masuk Gerbong Pemerintahan Jokowi-Maruf dan Dapat Kursi Menteri

Baca juga: Tokoh Golkar dan PDIP Karanganyar Bertemu, Buka Peluang Koalisi Kembali di Pilkada 2024 Mendatang

"Saya meyakini bahwa sebagian besar kader atau simpatisan di arus bawah masih ingin berada di luar rumah (oposisi)," ujarnya.

Reaksi Kader di Daerah

Partai Amanat Nasional (PAN) sudah bergabung dengan gerbong pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Bagaimana reaksi kader di daerah?

Ketua DPD PAN Klaten, Darmadi mengatakan pihaknya belum menerima surat DPP secara resmi terkait PAN masuk dalam koalisi pemerintahan.

"Pemberitahuan secara resmi dari DPP PAN belum ada, kita hanya mengetahui lewat medsos aja," kata dia kepada TribunSolo.com, Kamis (26/8/2021).

Darmadi mengatakan pihaknya masih menunggu keputusan hasil Rakernas PAN yang akan digelar Selasa (31/8/2021).

Baca juga: PAN Merapat ke Koalisi Pemerintah, Pengamat: Jangan Heran Jika Ada Kader PAN Masuk Kabinet Menteri

Baca juga: Elektabilitas Partai Ummat Besutan Amien Rais Tak Sampai 1 Persen Versi Survei Voxpol, Ancam PAN?

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved