Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Ditanya Fenomena Mural Kritik Pemerintah, Seniman Mural Solo : Kalau Gak Mau Dihapus, Lukis di Kamar

Sejumlah muralis Kota Solo datang ke kantor Wali Kota Gibran Rakabuming Raka, Selasa (31/8/2021).

Penulis: Muhammad Irfan Al Amin | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Muhammad Irfan
Para seniman mural Kota Solo berfoto bersama Wali Kota Gibran Rakabuming Raka pada Selasa (31/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Muhammad Irfan Al Amin

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Sejumlah muralis Kota Solo datang ke kantor Wali Kota Gibran Rakabuming Raka, Selasa (31/8/2021).

Kedatangan mereka yang tergabung dalam Komunitas SeSolo Creative Circle bertepatan setelah banyaknya mural-mural di sejumlah kota yang dihapus oleh aparat.

Namun salah seorang perwakilan dari komunitas, Tatuk Marduqi (40), menyangkal bahwa pertemuan dengan Gibran terkait penghapusan mural kritik yang marak sebelumnya.

"Kami masih ngobrol permulaan dan masih mencari potensi satu sama lain, apa yang bisa dikembangkan dari kami dan apa yang bisa dibantu oleh Pemkot Solo," katanya kepada TribunSolo.com.

Baca juga: Hati-hati, Ini Cara Pelaku Rekrut Member Arisan Online Bodong : Testimoni Palsu dan Untung Selangit

Baca juga: Catat! Syarat Terbaru Naik Pesawat di Jawa-Bali, Tak Perlu PCR Lagi Asalkan Sudah Vaksin Dosis Kedua

Tatuk juga memberikan tanggapan terkait penghapusan mural yang selama ini terjadi.

Menurutnya itu merupakan sebuah resiko dari aksi seni di ruang publik.

"Itu sudah jadi resiko dari sebuah aksi seni di ruang publik," terangnya.

"Ya kalau nggak mau dihapus melukis saja di kamar," terangnya.

Dirinya mengungkapkan meski diundang oleh Wali Kota Gibran, namun tidak berarti bahwa seni dan kritiknya menjadi berhenti.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved