Breaking News:

Modus Sembuhkan Penyakit, Pria Ini Tega Rudapaksa Gadis 20 Tahun, Korban Sempat Diancam Jadi Gila

Aksi bejat dilakukan seorang pria berinisial L (47) yang tega merudapaksa gadis berusia 20 tahun.

Trbunnews.com
Ilustrasi perkosaan 

TRIBUNSOLO.COM - Aksi bejat dilakukan seorang pria berinisial L (47) yang tega merudapaksa gadis berusia 20 tahun.

Tindakan ini dilakukan di sebuah penginapan di Kelurahan Roban, Kecamatan Singkawang Tengah, Kota Singkawang, Kalimantan Barat.

Baca juga: Dicari: Sopir Ojol Pelaku Tindak Asusila di Depan RS Solo Baru, Kulit Cokelat & Rambut Belah Tengah

Mirisnya, modus yang dilakukan pelaku adalah mengaku bisa menyembuhkan penyakit.

Kejadian memilukan itu terjadi pada Jumat (6/8/2021) lalu.

Mengutip dari Tribun Pontianak, peristiwa itu berawal saat korban mendatangi L.

Korban mengeluhkan sakit di bagian perut sejak beberapa waktu belakangan.

L kemudian mengaku bisa menyembuhkan penyakit yang diderita korban.

Selang beberapa waktu, L mengajak korban pergi ke salah satu penginapan untuk mengobati penyakit korban.

Korban awalnya diminta untuk melepas baju dan celana di penginapan dengan dalih ritual oleh pelaku.

"Pelaku ini kemudian merudapaksa korbannya di salah satu kamar di penginapan tersebut," kata Kasat Reskrim Polres Singkawang, AKP David Dino, Senin (30/8/2021).

Baca juga: Geger Video Asusila Dua Sejoli di Alun-alun Majalengka, Begini Penjelasan Satpol PP

Dilansir dari Kompas.com, korban mulanya sempat menolak.

Namun, ia diancam pelaku jika tak menuruti syarat itu akan menjadi gila.

Korban yang percaya perkataan L kemudian mengikuti keinginan pelaku dengan harapan sakit yang dialaminya sembuh.

Pelaku yang sudah kalap akhirnya merudapaksa korban.

"Korban juga sempat melawan saat dirudapaksa, namun tersangka memegang kedua tangannya," ujar David, dilansir Kompas.com.

Baca juga: Ngamar dan Berbuat Asusila Gadis di Bawah Umur di Hotel, Pria Asal Ciamis Ditangkap Polisi

Setelah kejadian itu, korban yang tak terima akhirnya melapor ke polisi.

Pelaku kemudian ditangkap.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 285 dan atau Pasal 280 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 12 tahun.

Sementara korban masih mendapat pendampingan untuk mengatasi rasa trauma.

"Saat ini korban tengah menjalani pendampingan dari Dinas Sosial Kota Singkawang karena mengalami trauma," sambung David.

(Tribunnews.com/Nanda Lusiana, TribunPontianak.co.id/Rizki Kurnia, Kompas.com/Hendra Cipta)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved