Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Cerita Siswa SD di Solo Soal Sekolah Tatap Muka: Seragam Tak Muat, Telat Bangun Pagi

Ada saja tanggapan unik dari Siswa SD di Solo terkait pelaksanaan sekolah tatap muka. Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Solo mulai digelar hari ini.

TribunSolo.com/ Iqbal Fathurrizky
Muhammad Afru, salah satu SD Warga Jebres Solo yang melaksanakan PTM di SD Warga pada Kamis (2/9/2021). 

Laporan wartawan TribunSolo.com, Iqbal Fathurrizky

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Ada saja tanggapan unik dari Siswa SD di Solo terkait pelaksanaan sekolah tatap muka. 

Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Solo mulai digelar hari ini, Kamis (2/9/2021). 

SDN Warga yang terletak di Jebres, Solo ditunjuk untuk menggelar PTM pertama kali di Kota Solo setelah pandemi Covid-19 melanda. 

Baca juga: Sekolah Tatap Muka Perdana di Solo, Orang Tua Sambut Baik: Bosan Belajar Online

Baca juga: Suasana Sekolah Tatap Muka di Boyolali: Pembelajaran Dibagi 2 Sesi, Ada Jarak saat Duduk di Kelas 

Menanggapi digelarnya PTM ini, Siswa SD Warga Jebres Solo, Muhammad Afru terlihat tidak memakai seragam yang telah ditetapkan sesuai jadwal.

SD Warga pada hari, kamis dijadwalkan menggunakan seragam kotak-kotak namun siswa tersebut malah menggunakan setelan merah putih.

Afru mengaku sengaja pakai merah putih karena seragam sudah tidak muat lagi karena terakhir dipakai setahun yang lalu.

Baca juga: Aturan PPKM Level 3 di Sragen: Izinkan Sekolah Tatap Muka, Tempat Ibadah Maksimal 50 Persen

"Saya sengaja pakai merah putih, karena cuma ini yang masih muat," aku Afru pada wartawan, Kamis (2/9/2021).

Selain itu, Afru terlihat telat datang, yang harusnya pukul 07.00 WIB namun ia datang pukul 07.30 WIB.

"Kebiasaan bangun siang, kalo daring kan telat gak papa, tadi saya bangun jam 07.00 pas," aku Afru.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved