Breaking News:

PLN Peduli Berikan Bantuan Edukasi Sekolah Sungai Siluk Yogyakarta

PLN Peduli memberikan bantuan Edukasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kepada mitra binaan, Sekolah Sungai Siluk.

Editor: Eka Fitriani
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah & Daerah Istimewa Yogyakarta, M. Irwansyah Putra
PLN Peduli saat memberikan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kepada mitra binaan, Sekolah Sungai Siluk 

TRIBUNSOLO.COM - PLN Peduli memberikan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kepada mitra binaan, Sekolah Sungai Siluk. Pada kesempatan ini diserahkan bantuan pengembangan dan sepeda listrik senilai Rp 107.525.000.

Bantuan diberikan secara simbolis oleh General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah & Daerah Istimewa Yogyakarta, M. Irwansyah Putra kepada Lurah Srigading Kapanewon Sanden, Sugeng.

"Hadirnya PLN Peduli di Sekolah Sungai Siluk ini kami harapkan dapat membantu mengatasi permasalahan lingkungan yang terjadi selama ini serta menjadi tempat eduwisata untuk menggali potensi edukasi, terutama dibidang kesenian dan budaya," ungkapnya.

Baca juga: Kunjungan ke Cirebon, Menteri BUMN Erick Thohir Apresiasi PLN Dukung 8 Ribu UMKM Hadapi Pandemi

Baca juga: Dinas Pendidikan Sukoharjo Kerjasama dengan PLN,Minta Tak Ada Pemadaman saat Simulasi Pakai Komputer

Semenjak tahun 2018 PLN juga telah memberikan bantuan kepada Sekolah Sungai Siluk, sehingga total bantuan yang telah dikucurkan sampai dengan sekarang sebesar Rp 372.525.000.

"Melalui bantuan TJSL ini juga diharapkan dapat menciptakan pembangunan yang berkelanjutan atau Sustainable Development Goals yang dikolaborasikan dengan berbagai pihak untuk bersama tumbuh berkembang," imbuh Irwansyah.

Baca juga: PLN Tambah Pasokan Listrik ke PT Huadi Nickel-Alloy Indonesia, Dukung Industri Smelter di Sulawesi

Baca juga: Jaga Pasokan Listrik, PLN Fokus Beli Batu Bara Langsung dari Pemilik Tambang untuk Jangka Panjang

Wisata edukasi Sekolah Sungai Siluk yang terletak di Jl. Imogiri Siluk, Kec. Imogiri, Bantul, Yogyakarta, ini merupakan sekolah bagi masyarakat yang ingin belajar secara gratis. Sekolah ini telah berdiri sejak tahun 2016.

Penggagas Sekolah Sungai Siluk, Yuswantoro Adi berupaya membuat satu destinasi baru di Bantul dengan memanfaatkan lahan di bawah jembatan yang awalnya merupakan tempat pembuangan sampah dari warga dan orang yang melintas di atasnya. Dengan kreativitasnya, ia menyulap tumpukan sampah menjadi perpustakaan.

 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved