Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Sekolah Tatap Muka di Solo, Dishub Siapkan Kendaraan Antar Jemput Siswa: Ada Tanda Khusus

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo menyatakan kesanggupan untuk menjalankan instruksi Wali Kota Gibran Rakabuming Raka untuk mengantar jemput siswa.

TRIBUNSOLO.COM/CHRYSNHA PRADIPHA
Kepala Dishub Kota Solo, Hari Prihatno. 

Pembelajaraan Tatap Muka (PTM) bagi anak SD dan SMP di Kota Solo dimulai Kamis (2/9/2021) esok.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Solo, Etty Retnowati, menyampaikan PTM akan digelar pada dua sekolah terlebih dahulu.

"Besok SMP 22 Surakarta dan SD Warga yang sudah buka," katanya pada Rabu (1/9/2021).

Adapun sekolah lainnya akan dibuka pada pekan depan.

Baca juga: Update Kondisi Bayi Mutiara yang Dibuang Ibunya di Wonogiri,Ternyata hingga Kini Belum Bisa Diadopsi

Baca juga: Bupati Said Mutasi Besar-besaran Pejabat Pemkab Boyolali : 419 PNS Dipindah, dari Lurah hingga Camat

"Nanti tanggal 6 September akan diijinkan buka secara keseluruhan," ungkapnya.

Dirinya menuturkan, meski sekolah diijinkan buka namun tak semua murid diperkenankan masuk.

"Nanti pembelajaran akan dilakukan separuh di rumah dan separuhnya lagi di sekolah," jelasnya.

"Sesuai Surat Edaran 50 persen di rumah, dan 50 persen di sekolah," ucapnya.

Kemudian, salah satu syarat dalam menjalankan PTM adalah ijin dari orang tua, sehingga bila orang tua tidak merestui maka pembelajaran tetap jarak jauh.

"Bila nanti ada orang tua yang tidak berkenan juga tidak masalah maka pembelajaran tetap akan digelar secara jarak jauh," ucapnya.

Adapun teknisnya pihak Dinas Pendidikan Kota Solo menyerahkan sepenuhnya kepada masing-masing sekolah.

"Nanti biar teknisnya diserahkan ke sekolah masing-masing dan pihak dinas tidak terlalu mengatur," terangnya.

Etty mengungkapkan bahwa murid yang ke sekolah tidak diwajibkan dalam keadaan tervaksin.

"Tidak ada persyaratan dengan vaksin, untuk menggelar PTM," ujarnya.

"Yang terpenting capaian vaksin guru dan tenaga pendidikan sudah di angka 90 persen, sehingga bisa menciptakan herd immunity," ungkapnya.

Izin Orangtua

Pembelajaran tatap muka di Kota Solo akan segera dimulai menyusul status PPKM menjadi level 3.

Wali Kota Solo Gibran menginstruksikan agar pembelajaran bisa dilakukan pada pekan ini bila sekolah sudah siap.

"Tadi pagi Dinas Pendidikan sudah mengumpulkan kepala sekolah di seluruh Kota Solo, kita sudah Siap untuk PTM," katanya kepada TribunSolo.com, Selasa (31/8/2021).

Dirinya menyampaikan siswa yang sudah diizinkan untuk masuk untuk mereka yang sudah duduk di bangku SMA dan SMP.

Baca juga: Kabar Gembira : Siswa di Klaten Segera Uji Coba Belajar Tatap Muka di Sekolah, Tapi Secara Terbatas

Baca juga: Aturan Baru Selama PPKM Level 3 di Solo : Makan di Tempat Maksimal 30 Menit, Satu Meja 2 Orang Saja

"Mungkin SMP-SMA terlebih dahulu untuk nanti adik yang kecil-kecil akan saya pertimbangkan," ujarnya.

Dirinya menyatakan meski belum semua siswa mendapat vaksinasi namun akan pembelajaran tatap muka akan tetap digelar dengan sistem paralel.

"Tidak usah tunggu menunggu, kita masuk kelas nantinya dengan sistem paralel," ujarnya.

"Vaksinasi di Kota Solo sudah mencapai angka 85 persen," jelasnya.

Selain vaksinasi, Gibran juga menekankan mengenai izin para wali murid dalam pelaksanaan PTM di sekolah.

"Tapi yang jelas izin orang tua yang paling penting," terangnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Solo, Etty Retnowati menegaskan bahwa setiap sekolah harus siap terutama dalam bidang sarana prasarana.

"Tolong dicek semua fasilitas Sarpras, takutnya ada yang rusak atau tersendat dari salah satu fasilitasnya," tegasnya.

SE Wali Kota

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka teleh mengeluarkan surat edaran (SE) menyambut PPKM Level 3 dimulai.

Surat bernomor 067/2685 tentang 'PEMBERLAKUAN PEMBATASAN KEGIATAN MASYARAKAT LEVEL 3 CORONA Y/RUS D/SEASE2OIgDI KOTA SURAKARTA' itu, mencakup banyak hal.

Di antara dalam halaman 8 poin H tentang Pelaksanaan kegiatan makan/minum ditempat umum (warung makan, rumah makan, kafe, pedagang kaki lima, lapak jajanan), meliputi :

1. Jam operasional dibatasi sampai dengan Pukul 21.00 WIB

Baca juga: Aturan Baru Selama PPKM Level 3 di Solo : Makan di Tempat Maksimal 30 Menit, Satu Meja 2 Orang Saja

Baca juga: Penyekatan di Solo Mulai Malam hingga Pagi Hari Tetap Berlanjut Selama PPKM Level 3, Ini Lokasinya

2. Warung makan/warteg, pedagang kaki lima, lapak jajanan dan sejenisnya
serta restoran / rumah makan dan kafe dengan lokasi tersendiri diizinkan
makan di tempat dengan maksimal pengunjung 50% (lima puluh persen)
dari kapasitas kursi dengan jaga jarak antar orang paling sedikit 2 (dua)
meter atau maksimal 3 (tiga) tikar serta durasi makan setiap pengunjung
maksimal 30 (tiga puluh) menit.

3. Pelaksanaan dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih
ketat.

Dalam SE yang ditandatangani Wali Kota Gibran Rakabuming Raka itu, tertulis usia minimal pengunjung adalah 12 tahun, sementara kurang dari itu dilarang masuk.

Kepala Satpol PP Kota Solo, Arif Darmawan menyampaikan pihaknya akan melakukan pengawasan ketat terhadap aturan baru itu.

"Nanti saat akhir pekan akan kami buat pos pengamanan yang berisi petugas gabungan dari TNI-Polri dan Satpol PP," terangnya.

Arif menyadari bahwa potensi pelanggaran di mall sangatlah tinggi, sehingga pos pengamanan akan disiagakan.

"Kami menyadari bahwa orang pergi ke mall setidaknya bisa menghabiskan waktu hingga dua jam, dan ini yang perlu diawasi," tegasnya.

Baca juga: Berani Melawan, Bidan di Karanganyar Sempat Mengejar Jambret yang Rampas Uangnya Jutaan Rupiah

Baca juga: Alasan SMA di Wonogiri Tak Berani Buka Sekolah Tatap Muka, Meski Level PPKM Turun & Pernah Uji Coba

Selama masa percobaan pembukaan mall sebelumnya Arif menemukan banyak pelanggaran seperti aktivitas senam dan gym dalam mall, yang seharusnya belum boleh dilakukan.

"Banyak masyarakat yang belum tahu hal apa yang boleh dilakukan dan yang tidak boleh, bila olahraga haruslah di area terbuka," imbaunya.

Sudah Ditunggu Warga

Akhirnya yang ditunggu-tunggu warga Kota Solo tiba.

Malam ini Presiden Joko Widodo baru saja mengumumkan penurunan level PPKM di Kota Solo.

Setelah sebelumnya level 4 kini menjadi level 3.

Wali Kota Gibran Rakabuming Raka menuturkan bahwa dengan turunnya PPKM tersebut akan ada pengkondisian terhadap situasi level tersebut.

Baca juga: Gibran Mantap Potong Tunjangan PNS untuk Tambal Kas Daerah, Sebut Tak ada yang Protes ke Dirinya

Baca juga: Aturan PPKM Level 3 di Solo Raya: Sekolah Tatap Muka Boleh Digelar, PKL Bisa Jualan Sampai Malam

"Meski sudah ada pelonggaran, masyarakat harus tetap menjaga protokol kesehatan, tetap gunakan masker," katanya kepada TribunSolo.com, Senin (30/8/2021).

Selain itu Gibran juga membuka peluang untuk dilaksanakan pembelajaran tatap muka bagi anak sekolah.

"Nanti akan dimulai yang paling atas, SMA kelas 3," terangnya.

Selain itu Gibran juga akan membuka area wisata yang selama ini ditutup karena aturan PPKM Level 4.

"Nanti Taman Satwa Taru Jurug dan Balekambang akan sebentar lagi dibuka," ujarnya.

"Untuk kapannya masih menunggu inmen," terangnya.

Dilansir dari data Dinas Kesehatan Kota Solo, hari ini kasus Covid-19 berjumlah 19 orang. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved