Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Potongan Tunjangan ASN Solo untuk Tangani Covid-19 Tak Jadi 30 Persen, Sekda: Maksimal 18 Persen

Awal bulan September telah tiba, para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Solo sudah menerima gaji mereka. 

TribunSolo.com/Ryantono Puji Santoso
Sekda Solo, Ahyani. 

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka menyebut bahwa semua ASN di wilayahnya setuju dengan pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).

Pemotongan TPP itu demi menambal defisit anggaran Kota Solo yang digunakan untuk penanganan Covid-19.

"Tidak ada masalah, semuanya setuju," katanya pada Senin (30/8/2021).

Baca juga: ASN di Solo Buat Nota Telaah ke Pemkot Soal Pemotongan Tunjangan: Bukan Protes, Kami Kasih Masukan

Baca juga: Gibran Potong Tunjangan Seluruh PNS di Solo untuk Covid-19, Politisi PDIP : Pemotongan Melanggar HAM

"Tidak ada yang tidak setuju, siapa yang protes?"

Dirinya menuturkan bahwa masukkan dari semua bawahannya dia terima.

Lalu dia menambahkan bahwa potongan TPP ASN akan dibuat tidak merata.

"Pokoknya nanti semakin tinggi jabatannya semakin naik," terangnya.

Baca juga: Intip Gaji TNI AD per Bulan dari Tamtama hingga Jenderal, Sekelas KSAD Tunjangannya Rp 37 Jutaan

Gibran menegaskan, bahwa para tenaga kesehatan sebagai gerbang terdepan dalam penanganan Covid-19 tidak akan dipotong.

"Nakes tidak dipotong ya," ujarnya.

Selain itu golongan ASN paling bawah juga tidak ada potongan.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved