Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Ada ASN Solo Mengeluhkan Pemotongan Tunjangan, Gaya Hidup dan Hobi Gadai SK Jadi Sorotan

Kebijakan pemotongan tunjangan bagi ASN di Solo memunculkan banyak pendapat. Satu di antaranya adalah tentang keluhan ASN.

Penulis: Muhammad Irfan Al Amin | Editor: Ryantono Puji Santoso
surya.co.id
Ilustrasi PNS atau ASN 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Muhammad Irfan Al Amin

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kebijakan pemotongan tunjangan bagi ASN di Solo memunculkan banyak pendapat. 

Satu di antaranya adalah tentang keluhan ASN yang tunjangannya dipotong. 

Pemotongan itu dilakukan demi menutup defisit anggaran penanganan Covid-19 yang mencapai Rp 19 miliar.

Baca juga: Potongan Tunjangan ASN di Solo Tak Jadi 30 Persen, Anggota DPRD Fraksi PDIP: Tetap Membebani

Baca juga: ASN di Solo Buat Nota Telaah ke Pemkot Soal Pemotongan Tunjangan: Bukan Protes, Kami Kasih Masukan

Para ASN banyak mengeluhkan bahwa uang TPP mereka sudah dialokasikan untuk anggaran kebutuhan rumah tangga. 

Namun ternyata alokasi tersebut harus direvisi, karena adanya potongan. 

Sekretaris Daerah sekaligus Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Solo, Ahyani menyoroti gaya hidup para ASN yang mengeluhkan pemotongan TPP itu.

Baca juga: Anggota DPRD Solo Tak Setuju Potong Tunjangan PNS untuk Tambal Kas Daerah : Itu Melanggar HAM

Menurutnya, bila ASN hidup dengan sederhana dan tidak bermewah-mewahan, jumlah yang dipotong masih cukup untuk keperluan sehari-hari. 

"Jumlah yang dipotong tidak seberapa, dan tidak sebesar dengan jumlah yang diterima," katanya pada Selasa (7/9/2021). 

"Kalau gaya hidupnya sederhana, dengan jumlah tunjangan yang diterima seharusnya sudah cukup," tegasnya.

Baca juga: Anggota DPRD Solo Minta ASN Berbesar Hati, Soal Pemotongan Tunjangan untuk Penanganan Covid-19

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved