Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Soal Pemotongan Tunjangan ASN di Solo, Sekda Sebut Diawasi Kemendagri dan KPK

Pemotongan tunjangan ASN di Kota Solo untuk menutup defisit anggaran Kota Solo masih menjadi topik yang dibicarakan.

Penulis: Muhammad Irfan Al Amin | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Adi Surya
Sekda Solo, Ahyani. 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Muhammad Irfan Al Amin

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pemotongan tunjangan ASN di Kota Solo untuk menutup defisit anggaran Kota Solo masih menjadi topik yang dibicarakan. 

Sekretaris Daerah Kota Solo, Ahyani mengatakan, angka maksimal pemotongan yang semula bermula 30 persen dari jumlah TPP, kini berkurang menjadi 18 persen. 

Ahyani menyebut pemotongan 18 persen hanya berlaku bagi mereka yang duduk di Eselon Dua.

Baca juga: Ada ASN Solo Mengeluh Soal Pemotongan Tunjangan, Sekda Sindir Gaya Hidup dan Hobi Gadai SK 

Baca juga: Potongan Tunjangan ASN Solo untuk Tangani Covid-19 Tak Jadi 30 Persen, Sekda: Maksimal 18 Persen

Adapun bagi mereka yang berada di Golongan 1/2/3/4 tidak dikenakan potongan. 

"Mereka yang kena potongan berada di level jabatan kepala seksi ke atas," katanya pada Selasa (7/9/2021). 

"Tenaga kesehatan juga tidak kena potongan," imbuhnya.

Baca juga: Melihat Besaran Gaji PNS yang Mau Dirombak Pemerintah Terkait Perumusan Gaji dan Tunjangan

Sebelumnya, anggota DPRD Komisi 1, Suharsono juga menyoroti besaran maksimal potongan yang mencapa 18 persen dari jumlah keseluruhan TPP. 

Karena sebelumnya sempat disepakati bahwa potongan TPP berkisar pada angka 10-15 persen. 

"Tidak masalah, karena keputusan akhir berada di kami," kata Ahyani menanggapi sorotan tersebut.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved