Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Ada Insiden Lapas Tangerang, Ternyata Rutan di Solo Juga Overload, Kapasitas 200 Dihuni 600 Orang

Kebakaran di Lapas Tangerang menimbulkan kekhawatiran dan kewaspadaan bagi Rutan di daerah lain.

TribunSolo.com/Fristin Intan
Warga binaan tengah menjahit pesanan kaus di Rutan Kelas I Solo, Jalan Slamet Riyadi Solo. 

Untuk mengurangi kepadatan di Rutan Kelas I Solo, Fitrah mengaku akan memindahkan napi secara rutin ke lapas-lapas sekitar.

"Tetap akan kami mutasi secara rutin setiap kali ada persetujuan, seperti pindah ke Sragen, Klaten dan lapas-lapas terdekat lainnya," jelasnya.

Lapas di Daerah Waspada

Kebakaran di Lapas Tangerang yang menewaskan puluhan narapidana membuat pengelola Rutan di daerah waspada.

Seperti yang diwaspadai Rutan Kelas II B di Kabupaten Wonogiri.

Kepala Rutan Kelas II B Wonogiri, Daniel Kristanto langsung menggelar apel untuk antisipasi kejadian serupa seperti Lapas Tangerang.

"Ada kabar di media sosial, kita langsung gelar apel. Intinya, saya kembali mengingatkan anggota untuk selalu siaga dalam menanggapi kejadian-kejadian serupa," kata dia kepada TribunSolo.com, Kamis (9/9/2021).

Baca juga: Jangan Kecele! Kini Naik KRL Solo-Jogja Wajib Menunjukkan Sertifikat Vaksin, Minimal Dosis Pertama

Baca juga: Kisah Warga Binaan di Rutan Solo, Ikut Bekerja Jadi Penjahit, Kini Tak Lagi Membebani Keluarganya

Selain itu, Rutan Kelas II B Wonogiri juga melakukan razia di kamar blok hunian warga binaan untuk mencari barang-barang yang dapat menimbulkan kebakaran.

"Razia seperti korek api, kertas dan bahan lain yang mudah terbakar," aku dia.

Tak sampai di situ, dia dan anggota juga melakukan pengecekan instalasi-instalasi listrik yang ada di kamar huni maupun di lingkungan rutan sebagai bentuk antisipasi.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved