Breaking News:

Berita Sragen Terbaru

Dulu Banyak Rumah Megah di Dukuh Singomodo Sragen, Kini Berubah Jadi Ladang Tebu, Kenapa?

Banyak warga Dukuh Singomodo, Desa Kandang Sapi, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen memilih untuk meninggalkan rumah megah di kampungnya.

TribunSolo.com/Septiana Ayu Lestari
Ladang tebu di Dukuh Singomodo, Desa Kandang Sapi, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen yang dulunya dibangun rumah megah. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Banyak warga Dukuh Singomodo, Desa Kandang Sapi, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen memilih untuk meninggalkan rumah megah di kampungnya.

Sesepuh Dukuh Singomodo, Slamet mengatakan dulu terdapat 41 kepala keluarga yang tinggal di Desa Singomodo.

"Khususnya di wilayah timur Dukuh Singomodo, dulu terdapat 41 kepala keluarga yang tinggal disana, namun saat ini hanya tinggal 7 rumah saja," ujarnya kepada TribunSolo.com, Kamis (9/9/2021).

Baca juga: Kisah Warga Nekat Dengar Lagu Sinden di Dukuh Singomodo Sragen, Juru Kunci Sebut Orangnya Hilang

Baca juga: Cerita Dukuh Singomodo Sragen, Masyarakat Dilarang Dengar Nyanyian Sinden: Ternyata Ini Sejarahnya

Area yang banyak ditinggalkan warganya tersebut, berada di sekitar makam Syekh Muhammad Nasher, atau Mbah Singomodo, salah satu prajurit Keraton Surakarta Hadiningrat.

Kepada TribunSolo.com, Slamet memperlihatkan area ladang, yang pada jaman dahulu berdiri bangunan rumah yang megah. 

Hanya tersisa petakan pekarangan, dan sudah tidak terlihat bangunan rumah yang berdiri.

Baca juga: Viral di Sragen, Ibu Muda Asal Tangen Hilang Misterius, Sudah 3 Minggu Si Anak Menangis Mencarinya

Kini, area tersebut sekarang merupakan ladang, yang ditanami tanaman tebu dan pohon jati.

Slamet menerangkan, banyak warga yang memilih meninggalkan dukuhnya karena adanya aturan melarang warga membunyikan lantunan lagu sinden.

"Terutama yang muda-muda, kan butuh hiburan, kebanyakan tidak kerasan, karena hiburan sinden, tayub, dan klenengan kan nggak boleh," katanya.

Baca juga: Vaksinasi Anak Sekolah di Sragen, Disdikbud: Tunggu Vaksin, Penyuntikan di Sekolah Masing-masing

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved