Breaking News:

Berita Seleb

Nasib Saipul Jamil Setelah Ramai Petisi Boikot, Ia Sampai Minta Bantuan Hotman Paris

Dalam surat tersebut, Saipul Jamil mempertanyakan keputusan KPI yang tidak secara tegas melarangnya tampil di TV.

Editor: Hanang Yuwono
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Pedangdut Saipul Jamil akhirnya menghirup udara segar setelah lima tahun mendekam didalam penjara, atas kasus asusila dan suap panitera dan hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara. 

TRIBUNSOLO.COM - Usai disambut meriah lantaran bebas dari penjara, penyanyi dangdut Saipul Jamil kini harus mengalami nasib merana.

Saipul Jamil kehilangan banyak pekerjaan karena ramainya petisi boikot.

Hal itu membuat Saipul Jamil sampai meminta pertolongan pengacara Hotman Paris.

Baca juga: Kasus Ibu Curi Susu & Minyak Kayu Putih demi Anak Bikin Hotman Paris Iba, Minta Ketemu Pemilik Toko

Baca juga: Ustaz Riza Muhammad Beri Pesan Agar Tak Menghina Ahli Maksiat, Netter Singgung Soal Saipul Jamil

Ia ingin mendapat penjelasan hukum perihal surat dari KPI (Komisi Penyiaran Indonesia).

Hotman Paris mengatakan, Saipul Jamil datang kepadanya menanyakan perkara surat KPI tertanggal 6 September 2021 tentang tindak lanjut keberatan masyarakat.

Dalam surat tersebut, Saipul Jamil mempertanyakan keputusan KPI yang tidak secara tegas melarangnya tampil di TV.

"Saya sudah baca surat ini, tidak secara tegas, atau tidak ada kata-kata yang menyatakan Saipul Jamil tidak bisa lagi tampil di TV," kata Hotman Paris dikutip dari video yang di akun @hotmanparisofficial, (9/9/2021).

Meskipun tidak ada larangan yang spesifik soal itu, Saipul Jamil mengaku banyak kehilangan job dan mengalami kerugian.

Hotman Paris melihat banyak stasiun televisi khawatir untuk mengundang Saipul Jamil sebagai bintang tamu dalam program mereka.

"Padahal keputusan pengadilan tidak menghapus haknya untuk tampil di televisi. Mas Saipul Jamil perlu penegasan dari KPI apakah boleh tampil di televisi atau tidak," kata Hotman Paris, dikutip dari artikel Kompas.com.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved