Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Ada Makam Keturunan KGPAA Mangkunegara IV Solo di Dalam Rumah Warga Solo, Begini Penjelasannya

Terdapat total lima makam ditemukan di dalam rumah warga yang beralamat di Jalan Sutan Syahrir, Kestalan, Solo.

Penulis: Iqbal Fathurrizky | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/ Iqbal Fathurrizky
Makam di dalam rumah warga di Jalan Sutan Syahrir Kestalan Solo dan salah satunya merupakan keturunan KGPAA Mangkunegara IV, pada Jumat (10/9/2021). 

Laporan wartawan TribunSolo.com, Iqbal Fathurrizky

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Terdapat total lima makam ditemukan di dalam rumah warga yang beralamat di Jalan Sutan Syahrir, Kestalan, Solo.

Lokasinya yang berdekatan di Mangkunegaran Solo membuat makam ini diperkirakan berkaitan dengan keluarga ataupun keturunan Mangkunegara.

Sutardi (73), pemilik rumah mengaku tidak tahu menahu tentang sejak kapan makam itu ada.

Baca juga: Prediksi Siapa Raja Mangkunegaran, Jatuh ke GPH Paundra atau GPH Bhre? Begini Kata Pakar Budaya UNS

Baca juga: Suasana di Astana Girilayu, Jelang Pemakaman Raja Mangkunegaran Solo: Ada Karangan Bunga dari Jokowi

Ia hanya menjelaskan, bahwa dirinya pindah ke rumah tersebut sekitar tahun 1970 dan saat itu memang sudah ada makam tidak terawat yang diduga punya keturunan Mangkunegara Solo.

Namun demikian, makam tersebut tidak tercampur dengan rumah yang ditempati Sutadi melainkan terdapat di ruangan khusus samping rumah yang selalu terkunci.

Selama tinggal di rumah tersebut, Sutardi mengaku tidak pernah mengalami kejadian mistis.

Baca juga: Gunakan Pakaian Kebesaran Raja Mangkunegaran, KGPAA Mangkunegara IX Dimakamkan Tanpa Kain Kafan

"Gak pernah ada apa-apa," kata Sutardi kepada TribunSolo.com Jumat (10/9/2021).

Sutardi mengaku selama tinggal di rumah tersebut, ia yang memperbaiki hingga mengecat makam tersebut menjadi putih.

"Dulu cuma tumpukan batuan saja, sama suami saya di cat jadi putih," kata Sutardi.

Baca juga: Pemakaman Raja Mangkunegaran Solo, Juru Kunci Astana Girilayu Tunggu Keputusan dari Keluarga

KRMT L Nuky Mahendranata, pengamat sejarah Mangkunegaran Solo mengaku salah satu makam tersebut adalah milik RA Supardinah keturunan dari Mangkunegara IV.

"Terdapat tulisan aksara Jawa menonjol di salah satu makam yaitu Raden Ayu Supardinah," kata Nuky kepada TribunSolo.com Jumat (10/9/2021).

Nuky juga mengaku RA Supardinah meninggal sejak bayi dikuburkan bersama dengan ibunya.

Nuky menjelaskan makam tersebut dulunya memang pekarangan dan belum ada bangunan di atasnya.

"Duluan makamnya daripada rumah, tapi saya kurang tau alasan dibangun rumah tersebut," kata Nuky. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved