Breaking News:

Beredar Video Zulham Zamrun Acungkan Jari Tengah, Begini Penjelasan Pemain AHHA PS Pati Ini

Sebuah video yang menampilkan pesepakbola Zulham Zamrun yang ditujukan untuk akun Instagram Status Ternate, beredar di media sosial.

Editor: Naufal Hanif Putra Aji
Ist
AHHA PS Pati. 

TRIBUNSOLO.COM - Sebuah video yang menampilkan pesepakbola Zulham Zamrun yang ditujukan untuk akun Instagram Status Ternate, beredar di media sosial.

Video itu dibuat Zulham sebagai balasan setelah Status Ternate turut memberitakan masalahnya. 

Baca juga: Proses Transfer Cristiano Ronaldo Sempat Bikin Pemain Manchester United Kesal, Sampai Menunggu 3 jam

Adapun dalam videonya, Zulham Zamrun mengatakan "Buat Status Ternate, kase pulang kita kah" lalu dia mengacungkan jari tengahnya.

Sebelumnya, Zulham Zamrun dan rekan setimnya di AHHA PS Pati, Syaiful Indra Cahya menjadi perbincangan setelah melakukan pelanggaran keras dalam laga uji coba melawan Persiraja Banda Aceh di Lapangan Pancoran Soccerfield, Senin (6/9/2021).

Syaiful Indra Cahya tertangkap kamera melancarkan tendangan kungfu yang mendarat tepat di wajah pemain Persiraja, Muhammad Nadhif, yang berujung kartu merah.

Sementara, Zulham Zamrun juga mendapatkan kartu merah karena dengan sengaja menendang kaki Defri Rizki ketika keduanya berebut bola.

Buntut dari kejadian tersebut, AHHA PS Pati memutuskan memulangkan Zulham Zamrun dan Syaiful Indra Cahya dari pemusatan latihan di Jakarta.

Setelah kembali viral akibat video di instagram, Zulham Zamrun angkat bicara soal video yang beredar di akun Instagram Status Ternate.

Baca juga: Jadwal Liga Inggris: Man United Lebih Unggul Dibanding Newcastle United, Berikut Faktanya

Penjelasan Zulham Zamrun

Saat dikonfirmasi oleh Kompas.com, Zulham Zamrun mengatakan bahwa video itu ditujukan untuk Status Ternate bukan kepada masyarakat Indonesia.

Zulham mengaku tak nyaman dengan pemilihan kata dalam pemberitaan Status Ternate. 

"Sebenarnya kalau mau dibilang sikap saya di video itu hanya untuk Status Ternate bukan khalayak yang lain," ucap Zulham Zamrun.

"Menurut saya begini, dia bukan wartawan, bukan media yang terdaftar resmi, dia hanya akun media sosial. Namanya Status Ternate, dia harus mencari kebenaran atas insiden yang terjadi di pertandingan persahabatan."

"Seharusnya, dia mencari tahu kronologinya seperti apa. Masalahnya sudah selesai atau belum? Dia tak seperti itu. Dia langsung menaikkan berita, tetapi berbeda dengan media lain."

"Media lain kata-katanya profesional. Akan tetapi, Status Ternate punya kata-kata yang seakan tidak profesional. Ada di akun Status Ternate, kalau bagi orang Ternate kurang enak didengar."

"Artinya, kalau dia media dari Ternate harus sesuai jalur. Saya kan juga putra Ternate yang pernah membawa bangga nama Ternate," ujar Zulham Zamrun.

Zulham Zamrun mengaku sengaja membuat video tersebut dan menandai akun Status Ternate di Instagram.

"Saya sengaja share video itu, justru saya juga tag akun tersebut. Tujuannya memang untuk akun tersebut, bukan untuk banyak orang. Khusus untuk Status Ternate," tuturnya.

"Ya bisa dibilang seperti itu (tidak nyaman dengan pemberitaan Status Ternate)."

Zulham kemudian menegaskan bahwa masalah perihal tindakan tak sportifnya saat melawan Persiraja Banda Aceh sudah selesai.

"Intinya masalah kemarin sudah selesai. Kami sudah meeting Zoom. Sudah saling memaafkan antara pemain dan klub, tidak ada permasalahan lagi," kata Zulham.

(Kompas)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved