Breaking News:

Berita Boyolali Terbaru

Ini Perhitungan Peternak Ayam Boyolali, Harga Telur Anjlok Sejadi-jadinya, Rugi Rp 5 Miliar Per Hari

Peternak ayam petelur di Kabupaten Boyolali merasakan derita yang mendelam anjloknya harga telur akhir-akhir ini.

Penulis: Tri Widodo | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Tri Widodo
Peternak telur di Boyolali menjerit, harga anjlok. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Peternak ayam petelur di Kabupaten Boyolali merasakan derita yang mendelam anjloknya harga telur akhir-akhir ini.

Pasalnya, harga jual telur yang hanya Rp 15.400 per kilogram jelas tak sabanding dengan biaya pakan yang dikeluarkan peternak.

Peternak Tukinu merinci seekor ayam dalam membutuhkan makan seberat 130 gram.

Untuk lebih gampangnya, diambil perhitungan populasi ayam 1.000 ekor ayam membutuhkan pakan sebesar 130 kilogram.

"Harga pakan saat ini Rp 6.900 pe kg, sehingga jika dikalikan 130 kilogram, peternak harus mengeluarkan biaya sebesar Rp 897 ribu per hari," katanya kepada TribunSolo.com, Sabtu (11/9/2021).

Baca juga: Jadwal Vaksinasi Siswa di Klaten 13 September : Ada 4 Ribu Dosis, Berikut Sekolah yang Akan Disasar

Baca juga: Lima Keistimewaan Tanaman Monstera Variegata Seharga Rp 225 Juta : Ukuran Tak Wajar hingga Langka

Padahal, rata-rata dari 1.000 ekor ayam itu bisa menghasilkan telur sebanyak 40 kilogram.

Sehingga jika dikalikan harga telur saat ini, peternak hanya memperoleh hasil penjualan Rp 616 ribu.

“Setiap 1.000 ekor ayam, seorang peternak harus tombok untuk biaya pakan sebesar Rp 281 ribu per hari,” katanya.

“Belum lagi untuk menutup biaya operasional seperti air, obat- obatan dan tenaga kerja, dan biaya lain-lain lagi,” ucapnya.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved