Breaking News:

Liga Italia

Terkuak Alasan Juventus Pinjamkan Pemainnya, Keuangan Klub Tak Sehat: Pendapatan Tiket Hilang

Alasan Juventus pinjamkan pemainnya lantaran kondisi keuangan yang tak sehat. Beberapa transfer pemain yang diupayakan kubu Juve dengan skema pinjaman

Editor: Tri Widodo
TribunSolo.com / AFP
Pemandangan bendera berlogo klub Juventus di Juventus Stadium, Turin, 21 April 2021. (Marco BERTORELLO / AFP) 

TRIBUNSOLO.COM- Alasan Juventus pinjamkan pemainnya lantaran kondisi keuangan yang tak sehat. 

Beberapa transfer pemain yang diupayakan kubu Juve dengan skema pinjaman di antaranya adalah Federico Chiesa (Fiorentina) dan terbaru Manuel Locatelli (Sassuolo).

Baca juga: Hadapi Pertandingan Penting Lawan Napoli, Pemain Juventus Malah Melempem: 6 Pemainnya Ditinggal

Baca juga: Juventus Tak Turunkan Pemain Asal Amerika Selatan Hadapi Napoli, Allegri: Beresiko Cidera

Chiesa dan Locatelli dipinjam dengan kewajiban membeli yang akan dibayarkan Bianconeri ketika masa peminjaman sang pemain telah habis.

Selain itu, Bianconeri juga berhasil meringankan beban gaji mereka secara signifikan dengan melepas Cristiano Ronaldo ke Manchester United.

Hal itu sengaja dilakukan Juventus yang diperkirakan akan menutup keuangan musim 2020-2021 dengan kerugian mencapai 190,7 juta euro atau sekitar Rp 3,2 triliun.

Menilik angka yang dirilis oleh perusahaan induk Juventus, Exor, pada Selasa (7/9/2021) waktu setempat.

Calcio e Finanza menghitung Bianconeri akan menutup keuangan musim lalu dengan kerugian 190,7 juta euro.

Efek pandemi Covid-19 dilaporkan membuat Juventus menderita kerugian yang sangat tinggi itu.

Hal ini tak terlepas karena pengosongan stadion sepanjang musim lalu yang membuat klub-klub tak bisa mendapat pemasukan dari penjualan tiket.

Juventus merupakan satu-satunya tim di Italia yang memiliki stadion sendiri sehingga pendapatan yang hilang begitu terasa.

Kerugian semakin menjadi-jadi mengingat Juve gagal menjuarai Serie A dan hanya mencapai babak 16 besar Liga Champions musim lalu.

Adapun kerugian 190,7 juta euro lebih besar dua kali lipat dari kerugian yang Juve alami pada musim 2019-2020, yakni 89,7 juta euro.

Baca juga: Clarence Seedorf Sebut Duo Milan Favorit Juara Serie A, Juventus Nothing To Lose

Ini juga membuat Bianconeri menderita kerugian selama empat tahun berturut-turut setelah merugi 4,1 juta euro (2015-2016) dan 42,6 juta euro (2016-2017)

Beruntung, Juve setidaknya mendapatkan angin segar pada musim ini setelah penggemar diperbolehkan datang ke stadion dengan catatan 50 persen dari kapasitas kursi. (*) 

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved