Breaking News:

Liga 2

Lakukan Aksi Brutal, Zulham Zamrun dan Syaiful Indra Cahya Bikin Geram Ketum PSSI

Aksi brutal yang dilakukan Zulham Zamrun dan Syaiful Indra Cahya, mendapatkan tanggapan dari Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan.

Editor: Agil Tri
Media PSSI
Ketua umum PSSI, Mochamad Iriawan 

TRIBUNSOLO.COM - Aksi brutal yang dilakukan Zulham Zamrun dan Syaiful Indra Cahya, mendapatkan tanggapan dari Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan.

Kedua pemain tersebut melakukan aksi brutal, kala klubnya melakoni pertandingan uji coba.

Zulham Zamrun dan Syaiful Indra Cahya yang bergabung dengan AHHA PS Pati yang bermain di Liga 2.

Saat AHHA PS Pati melakukan pertandingan persahatan dengan Persiraja Banda Aceh, aksi brutal dilakukan Zulham Zamrun dan Syaiful Indra Cahya.

Syaiful dalam laga tersebut terlihat melayangkan tendangan kungfu ke wajah gelandang Persiraja Banda Aceh, Muhammad Nadhif. Wasif pun langsung mengusir Syaiful dengan melayangkan kartu merah,

Tak hanya itu, insiden lainnya dilakukan oleh Zulham Zamrun.

Baca juga: Dahsyat, Kecepatan Lari Ronaldo di Usia 36 Tahun : Lari 32 Km Per Jam Saat Cetak Gol Lawan Newcastle

Baca juga: Inter Milan akan Hadapi Real Madrid di Liga Champions, Simone Inzaghi Tak Bisa Pilih Pemain

Baca juga: Legenda Liverpool Ian Rush Beberkan Faktor Penentu Mo Salah Mau Bertahan di Anfield

Baca juga: Blak-blakan Jurgen Klopp : Akui Tak Senang Ronaldo ke Manchester United, Awalnya Mengira ke City

Kapten AHHA PS Pati tersebut terlihat sangat emosional dengan mengganjar Defri Rizki dan melakukan sepakan tambahan ke Defri Rizki,

Kedua pemain pun tampak saling pukul. Wasit memberikan kartu merah kepada Zulham.

Menanggapi hal itu, Mochamad Iriawan mengatakan bahwa saat ini kedua pemain tersebut sudah mendapatkan sanksi keras.

"Dia bukan timnas sekarang dia 2008 dan 2017, karena saat pertandingan bergulir, mereka tidak melapor, kalau melapor ada perangkat pertandingan yang memonitor, tapi kemarin sudah evaluasi yang jelas, sampai sekarang 2 pemain itu sudah dikeluarkan AHHA PS Pati, tapi kita akan evaluasi, itu oknum," jelasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved