Serie A

Rekor Juventus Tak Pernah Menang Pernah Terjadi 51 Tahun Lalu, Allegri Harus Waspada

Rekor Juventus Tak Pernah Menang Pernah Terjadi 51 Tahun Lalu, Allegri Harus Waspada

Tayang:
Editor: Eka Fitriani
ISABELLA BONOTTO / AFP
Juventus' Italian head coach Massimiliano Allegri (C) gives instructions to Juventus' Italian forward Federico Chiesa (R) during the Italian Serie A football match Juventus vs Emboli at Allianz Stadium in Turin, on August 28, 2021. Isabella BONOTTO / AFP 

TRIBUNSOLO.COM - Sejak ditinggal Cristiano Ronaldo, Juventus langsung mengalami 2 kali kekalahan secara beruntun.

Saat pertandingan Napoli vs Juventus yang digelar Stadion Sao Paolo, Naples, Napoli.

Napoli berhasil mengalahkan Juventus dengan skor 2-1, Sabtu (11/9/2021) malam WIB dan ini merupakan kekalahan kedua si Nyonya Tua.

Saat bertemu Udinese, Juventus hanya bermain imbang denganskor 2-2.

Sedangkan kekalahan pertama diterima Juventus saat melawan Empoli pada Minggu (29/8/2021) lalu, dengan skor 1-0.

Sebelumnya, Juventus pernah berada di posisi yang sama meskipun tak terlalu sering.

Nyonya Tua Italia tanpa kemenangan dari tiga pertandingan Serie A pertama mereka musim ini, sesuatu yang hanya terjadi sekali dalam 51 tahun terakhir.

Baca juga: Inter Milan akan Hadapi Real Madrid di Liga Champions, Simone Inzaghi Tak Bisa Pilih Pemain

Baca juga: Legenda Liverpool Ian Rush Beberkan Faktor Penentu Mo Salah Mau Bertahan di Anfield

Satu-satunya waktu lain itu terjadi adalah pada 2015/16.

Mereka mengalami awal musim yang buruk setelah musim panas yang mengalami beberapa perubahan. Massimiliano Allegri adalah pelatihnya dan mereka kemudian memenangkan Scudetto.

Namun, tim Juventus ini berbeda. Hilangnya Cristiano Ronaldo akan memukul mereka dengan keras dalam hal penghitungan gol yang dicetak pada Mei, tetapi mereka memiliki kekhawatiran yang lebih mendesak di tempat lain.

Lini tengah mereka telah diabaikan selama bertahun-tahun dan sekarang, selain Manuel Locatelli, mereka tidak memiliki pemain yang dapat diandalkan di ruang mesin yang dapat digunakan Allegri untuk membangun tim lainnya. Memiliki banyak talenta di masa lalunya, ini bisa menjadi tantangan terbesar Allegri kali ini.

Selama kekalahan mengejutkan Juventus dari Empoli di Matchday 2, Giorgio Chiellini terlihat berbicara dengan Allegri di pinggir lapangan dan mengatakan bahwa ini bukanlah tim yang tampaknya disetujui oleh sang pelatih.

Baca juga: Isu Kontraknya Bocor ke Publik, Ronald Koeman Murka

Baca juga: Miralem Pjanic Serang Koeman: Tak Ada yang Bisa Paham Sikapnya, Termasuk Lionel Messi

Namun, jika ada yang bisa mendengarkan keluh kesah tim, kemungkinan besar itu adalah Allegri.

Pelatih asal Italia tersebut telah menunjukkan kepada Juventus dan AC Milan di masa lalu bahwa ia mampu membuat pemain tampil di atas ekspektasi dan menyelesaikan sesuatu, bahkan jika timnya tidak selalu tampil paling estetis.

Babak pertama melawan Napoli menjadi ciri khas penampilan Allegri. Juventus tidak brilian, tetapi mereka melakukan cukup banyak untuk menahan Partenopei. Pada akhirnya, kesalahan Wojciech Szczesny dan Moise Kean yang mencegah mereka meninggalkan Napoli dengan setidaknya satu poin.

Situasi Juventus tidak bagus, tapi Allegri tahu bagaimana menang dari posisi yang tidak menguntungkan. Mereka mungkin terlihat seperti sedang terpaut sekarang, tetapi Bianconeri tidak dapat dikesampingkan dari dorongan gelar sampai akhir

 
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved