Breaking News:

Berita Wonogiri Terbaru

Jekek Tegaskan Wonogiri Belum Akan Gelar PTM Sebelum Rampungkan Vaksinasi untuk Pelajar

Sebagai persiapan pembelajaran tatap muka (PTM), Kabupaten Wonogiri sedang menggencarkan vaksinasi untuk kelompok pelajar.

Penulis: Erlangga Bima Sakti | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Erlangga Bima Sakti
Bupati Wonogiri Joko Sutopo. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Erlangga Bima Sakti

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Persiapan untuk menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) terus dilakukan Kabupaten Wonogiri

Saat ini mereka sedang menggencarkan vaksinasi untuk kelompok pelajar.

Bupati Wonogiri Joko Sutopo mengatakan, bahwa pihaknya tidak akan menggelar PTM hanya dengan pertimbangan level PPKM.

Baca juga: Wonogiri Buka Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan: Sasar Kera, Anjing, dan Kucing 

Baca juga: Jadwal Vaksin untuk Hewan di Sukoharjo : Gratis Selama September, Ada 600 Dosis, Ini Lokasinya

Menurutnya, kondisi PPKM adalah hal yang fluktuatif, artinya sewaktu-waktu bisa berubah.

Berangkat dari hal itu, sebagai salah satu syarat yang harus dipenuhi sebelum menggelar PTM, Wonogiri akan merampungkan vaksinasi untuk kelompok pelajar terlebih dahulu.

"Dari awal kami menyampaikan, syarat PTM menurut kami tidak hanya melihat level PPKM. Namun kita tetap berharap levelnya akan semakin turun," kata dia Senin (13/9/2021).

Baca juga: Jokowi Pantau Vaksinasi Pelajar di SMAN 1 Kartasura Besok, Sekolah Siapkan Tenda Merah Putih

Jekek, sapaan akrabnya juga berharap sasaran sebanyak kurang lebih 32.000 pelajar tingkat SMA sederajat bisa segera dirampungkan dalam satu minggu kedepan.

"Nanti kalau seluruh target pelajar SMA itu selesai, semua akan lebih merasa aman ketika melakukan PTM," Jekek menambahkan.

Lebih jauh Jekek menyampaikan bahwa tak menutup kemungkinan pihaknya akan segera menggelar PTM pada akhir bulan ini.

Namun tentunya pengambilan kebijakan itu dengan pertimbangan level PPKM yang menurun serta terselesaikannya vaksinasi untuk kelompok pelajar.

"Bisa segera digelar, kita lihat potensi dan strategi yang kita lakukan memungkinkan, stok vaksin juga mencukupi," imbuhnya.

Sementara itu, kata Jekek, pihaknya masih memiliki stok vaksin sebanyak 72.000 dosis.

Vaksin itu merupakan gabungan dari sumber daya yang dimiliki oleh TNI, Polri dan Pemda. (*) 

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved