Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Momen Pertama Kali Gibran Dampingi Jokowi saat Kunker, Presiden Pun Evaluasi Kinerja Wali Kota Solo

Kunjungan kerja (kunker) Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Kota Solo Raya diwarnai momen yang cukup unik yang pertama kalinya terjadi.

TribunSolo.com/Istimewa
Momen itu terekam saat Gibran yang mengenakan pakaian PDH PNS menemani kunker Jokowi dalam pertemuan majelis rektor perguruan tinggi negeri di UNS, Senin (13/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Fristin Intan Sulistyowati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kunjungan kerja (kunker) Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Kota Solo Raya diwarnai momen yang cukup unik yang pertama kalinya terjadi.

Selain pertama bertemu warga bernama Joko Widodo di Klaten, orang nomor satu di Indonesia itu juga pertama kali didampingi anaknya Gibran Rakabuming Raka selaku Wali Kota Solo.

Momen itu terekam saat Gibran yang mengenakan pakaian PDH PNS tersebut saat kunker Jokowi dalam pertemuan majelis rektor perguruan tinggi negeri di UNS, Senin (13/9/2021).

Putra sulung Jokowi itu pun membenarkan adanya pertemuan antara Jokowi dengan dirinya sebagai Wali Kota Solo.

Presiden Jokowi kaget di hadapan dirinya bernama sama Joko Widodo (39) saat kunjungan peninjauan vaksinasi di Dukuh Ngledok, Desa Segaran, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten, Senin (13/9/2021).
Presiden Jokowi kaget di hadapan dirinya bernama sama Joko Widodo (39) saat kunjungan peninjauan vaksinasi di Dukuh Ngledok, Desa Segaran, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten, Senin (13/9/2021). (TribunSolo.com/Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Saat itu Jokowi yang akan memasuki mobil, berbincang dengan Menko PMK Muhadjir Effendy, Mendikbud Nadiem Makarim, Rektor UNS Jamal Wiwoho dan dirinya.

"Profesional saja, cuma mendampingi saja," ungkapnya kepada TribunSolo.com, Selasa (14/9/2021).

Kendati demikian, Girban mengungkapkan ada beberapa pesan yang disampaikan Presiden Jokowi langsung untuk evaluasi kinerjanya selama memimpin Kota Bengawan.

"Ada beberapa, masalah penghijauan kita masih kurang, masalah pendidikan harus digenjot lagi dan masih ada lagi," ungkapnya.

Girban mengaku sempat ada niatan untuk mengajak Presiden Jokowi mengelilingi Kota Solo terkait perkembangan setelah dirinya menjabat.

Baca juga: Blak-blakan Mahasiswa UNS, Alasan Bentangkan Poster saat Kunjungan Jokowi ke Solo

Baca juga: Gegara Aksi Ciduk Mahasiswa UNS Bawa Poster, Polisi di Solo Disebut Bisa Coreng Nama Jokowi

Namun karena agenda padat, sehingga niat itu urung terlaksana.

"Karena waktu dari Pak Presiden sangat singkat sekali, jadi belum sempat mampir di lokasi-lokasi di Kota Solo," akunya.

"Kemaren sebentar di dekat UNS ada Teknopark bisa untuk kegiatan produktif terutama mahasiswa disekitar situ," terang dia.

Pertama Kalinya dalam Sejarah

Senin 13 September 2021 mungkin menjadi hari yang tak akan dilupakan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Kenapa begitu? Karena menjadi hari tak biasa dalam kunjungan selama mantan Gubernur DKI Jakarta itu menjadi orang nomor satu di Indonesia.

Bagaimana tidak, Jokowi terkaget-kaget, sosok warga Dukuh Ngledok, Desa Segaran Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten yang akan disuntik vaksin namanya sama dengan dirinya.

Bahkan bisa disebut menjadi hal pertama sepanjang Jokowi jadi Presiden RI.

Hal itu terungkap saat di tengah-tengah perbincangan, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo nyeletuk menanyakan nama sosok pria pandai besi yang akan divaksin tersebut.

"Mas, namanya siapa mas?," teriak Ganjar dari kejauhan.

Baca juga: Inilah Daftar Menteri Jokowi yang Hartanya Meningkat di Masa Pandemi, Ada Luhut dan Prabowo

Baca juga: Pembagian Sembako Presiden Jokowi di Pasar Kleco Diserbu, Sempat Membludak & Antre Panjang

Pria itu menjawab : "Dalem (Bagaimana) ?,"

"Namane njenengan sinten?," teriak Ganjar lagi.

"Joko Widodo Pak!," jawab pria tersebut yang disambut meriah tepuk tangan peserta.

Ya nama pria tersebut ternyata kembar dengan Jokowi.

Mendengar hal itu, Presiden Jokowi tertawa.

Semua orang yang ada di sekitar tempat itu juga tertawa terbahak-bahak.

"Ternyata kembar namanya," celetuk Ganjar lagi.

"Aku ora ngerti loh (saya tidak tahu loh)," balas Jokowi.

Nah, setelah momen itu, Joko Widodo asal Klaten, yang masih duduk di dean Presiden Jokowi, mengusap air mata.

Ia rupanya menangis haru.

Orang-orang di sekitar pun menggodanya.

"Nggak usah nangis," teriak orang-orang menyemangati Joko Widodo.

Perajin pandai besi itu Joko Widodo (39) itu tak menyangka bertemu Jokowi.

Baca juga: Suasana Desa Segaran Klaten yang Bakal Dikunjungi Jokowi, Dijaga Polisi & TNI: Warga Antusias 

Baca juga: Terpopuler Solo Hari Ini: Pernikahan Admin Arisan Digeruduk Massa Hingga Penyambutan Presiden Jokowi

Makannya, hari ini menjadi hari istimewa bagi Joko Widodo, seorang pandai besi asal Klaten. 

Bahkan, dia sampai menangis ketika bertemu Presiden. 

Sebab, dia bisa bertemu dengan Presiden Jokowi, yang namanya sama dengannya. 

"Deg-degan saya, kemarin malam sampai tak bisa tidur, kepikiran terus, katanya Bapak Presiden datang," kata Joko kepada TribunSolo.com.

Baca juga: Rencana Pulang Kampung Presiden Jokowi : Nyekar Makam Keluarga di TPU Bonoloyo, Polisi Jaga Ketat

Pria yang juga disapa Edi mengatakan gugup saat bertemu dengan Presiden RI.

Bahkan, ia tak berani banyak bicara dengan orang nomor 1 di Indonesia.

"Saya ditanya pekerjaan saya saja, saya gak berani banyak bicara dengan beliau, saya gugup," kata dia.

Baca juga: Tak Pandang Bulu, Presiden Jokowi Wajib Pakai Aplikasi Peduli Lindungi, Bila Dolan ke Mall Solo Raya

Kemudian Joko mengatakan, namannya diketahui Presiden RI Joko Widodo dari pertanyaan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kepadannya.

Setelah itu, dirinya mengungkapkan Presiden RI memberikan wejangannya kepada dirinya untuk tetap melanjutkan usahanya sebagai Pandai Besi.

"Yang tanya nama saya itu Pak Ganjar, mendengar jawaban saya, bapak Presiden tertawa senang," ujarnya.

Baca juga: Rencana Pulang Kampung Presiden Jokowi : Nyekar Makam Keluarga di TPU Bonoloyo, Polisi Jaga Ketat

"Saya tadi juga mendapatkan sejumlah uang tunai serta bantuan sembako dari bapak Presiden," imbuhnya.

Kepala Desa Segaran, Budi Raharja mengatakan, Presiden RI Joko Widodo datang ke Desa Segaran dalam rangka meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 secara door to door sebanyak 13 orang.

Mereka dipilih dari berbagai latar pekerjaan berbeda di Desa Segaran.

"13 orang tersebut dari pengrajin pisau, pandai besi, yang di bidang industri," ucap Budi.

Selain itu, ia mengatakan ada 1000 warganya yang juga akan menerima vaksin di Aula Desa Segaran.

Pelaksanaaan vaksinasi kepada ribuan orang ini akan berlangsung selama 2 hari.

"Warga kami yang telah menerima vaksin ada 400 orang dan target kami ada 1000 orang yang bakal menerima vaksin selama dua hari," pungkasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved