Liga Champions

Bayern Munchen vs Barcelona : No Messi No Party, Robert Lewandowski Cetak Brace

Bayern Munchen masih terlalu digdaya bagi Barcelona. Blaugrana dihempaskan tiga gol tanpa balas dalam laga pembuka Liga Champions.

Editor: Adi Surya Samodra
TribunSolo.com / AFP
Selebrasi Robert Lewandowski setelah mencetak gol dalam laga Liga Champions FC Barcelona vs Bayern Muenchen di Camp Nou stadium, 14 September 2021. (Adria Puig / Anadolu Agency/ AFP). 

TRIBUNSOLO.COM - Bayern Munchen masih terlalu digdaya bagi Barcelona.

Blaugrana dihempaskan tiga gol tanpa balas dalam laga pembuka Liga Champions.

Tiga gol itu dilesakan Thomas Muller dan brace dari Robert Lewandowski.

Bentrokan Munchen dan Barcelona ini terjadi hanya 13 bulan setelah pertemuan terakhir mereka.

Barcelona saat itu dipecundangi dengan skor 8 - 2 oleh Munchen di perempat final Liga Champions.

Enam punggawa yang merasakan kekalahan pahit itu berada dalam starting XI asuhan Ronaldo Koeman.

Baca juga: Reaksi Cristiano Ronaldo pasca Manchester United Kena Comeback Young Boys : Fokus Laga Berikutnya

Baca juga: Manchester United Kena Comeback Young Boys : Gol Ronaldo Sia-Sia, Kesalahan 3 Pemain ini Jadi Petaka

Dilansir dari Mirror, ada beberapa poin yang bisa dibahas dalam laga Bayern Munchen vs Barcelona :

1. Ciamiknya Jamal Musiala

Jamal Musiala kembali menunjukkan performa ciamik dalam skema serangan Munchen.

Musiala nampak nyaman dalam skema permainan Julian Nagelsmann.

Ia berhasil menemukan ruang dan menciptakan kombinasi dengan gerakan cerdas dan operan apik.

Untuk diketahui, ia berhasil membubuhkan 11 gol hanya dalam enam penampilan musim ini dan ia masih berusia 18 tahun.

2. Lewandowski Masih Haus Gol

Robert Lewandowski benar-benar masih haus gol. Ia berhasil menyumbang brace dalam bentrok Munchen dengan Barcelona.

Itu menjadikan pemain Polandia itu selalu mencetak gol dalam 18 pertandingan Bayern Munchen.

3. Bayern Munchen Masih Sama

Pergantian kursi pelatih dari Hansi Flick ke Julians Nagelsmann tidak berdampak signifikan terhadap permainan Munchen.

Pressing ketat dan menyerang tanpa henti yang mereka tampilkan dalam beberapa waktu terakhir belum hilang.

4. No Messi No Party

Laga melawan Munchen menjadi laga pertama Barcelona di Liga Champions sejak kepergian Lionel Messi.

Lini serang Blaugrana belum buas setelah kehilangan Ousmane Dembele, Sergio Aguero, dan Ansu Fati.

Mereka kehilangan kreativitas dan teror ke lini pertahanan untuk mencetak pundi-pundi gol.

Memphis Depay dan Luuk de Jong belum memberikan efektivitas permainan.

5. Kesempatan Daun Muda

Talenta-talenta muda Barcelona berusaha diberi ruang tampil.

Pedri dan Ansu Fati, misalnya, mereka punya masa depan jangka panjang bersama klub.

Pablo Gavira, Yusuf Demir, Alejandro Balde, dan Oscar Mingueza bisa diberi kesempatan menit bermain. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved