Breaking News:

Berita Wonogiri Terbaru

Jembatan Penghubung Dua Dusun di Kismantoro Segera Rampung, Anak Sekolah Tak Perlu Memutar Lagi

Jembatan yang menghubungkan Dusun Lemahbang dan Dusun Sambeng, di Desa Lemahbang, Kecamatan Kismantoro, Wonogiri ditargetkan rampung pada bulan depan.

Penulis: Erlangga Bima Sakti | Editor: Ryantono Puji Santoso
Istimewa/Kepala Desa Lemahbang
Proges pembangunan jembatan yang menghubungkan Dusun Lemahbang dan Dusun Sambeng di Kecamatan Kismantoro, Wonogiri. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Erlangga Bima Sakti

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Jembatan yang menghubungkan Dusun Lemahbang dan Dusun Sambeng, di Desa Lemahbang, Kecamatan Kismantoro, Wonogiri ditargetkan rampung pada bulan Oktober mendatang.

Dikatakan oleh Sugito, Kepala Desa Lemahbang, beberapa sektor akan terbantu dengan adanya jembatan yang melintang diatas Kali Nglarangan itu.

"Tak hanya sektor pendidikan, bahkan juga ekonomi. Biasanya warga atau anak sekolah yang melintas harus jalan kaki melalui sungai, kalau air naik harus mutar sekitar 1,5 kilo," kata dia di Kompleks Setda Wonogiri, Rabu (15/9/2021).

Baca juga: Penampakan Tiang Penyangga Jembatan Tol Solo-Jogja Banyudono, Sudah Bediri Tegak

Baca juga: Jembatan Putus Tak Dibangun Tahun Ini, Warga Simo Boyolali Gigit Jari, Terpaksa Cari Jalan Lainnya

Pembangunan jembatan itu menggunakan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III tahun 2021 Kodim 0728/Wonogiri.

Jembatan yang dibangun, kata Sugito, membentang sepanjang 18 meter dengan lebar 4 meter. Saat ini progres pembangunan jembatan mencapai 40 pesen karena sudah digarap sejak 23 Agustus lalu.

Ketika jembatan sudah selesai dibangun, petani di Dusun Sambeng akan lebih mudah untuk memasarkan hasil panen kebunnya.

Baca juga: Kronologi Pengendara Honda Beat Meninggal di Jembatan Jurug Solo: Motor Oleng Tabrak Pembatas Jalan

"Nanti masyarakat akan lebih cepat menjual hasil panennya, biasanya hanya memakai motor, bahkan masih ada yang digendong," jelasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno memaparkan anggaran yang digunakan untuk membangun jembatan itu berasal dari Pemprov sebanyak Rp 251 juta.

Sedangkan dari Pemkab, digelontorkan anggaran sebanyak Rp 452 juta. Masyarakat sekitar juga ikut andil dengan swadaya sebanyak Rp 30 juta.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved