Breaking News:

Berita Sragen Terbaru

Kejadian Aneh di Tanah Keraton di Jenar Sragen, Ada Petaka Setelah Potong Bambu & Meninggal Dunia

Di Desa Kandangsapi, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen terdapat sebidang tanah, oleh warga sekitar disebut sebagai tanah keraton.

Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Septiana Ayu
Lahan eks Keraton Ing Alaga, yang didirikan oleh Pangeran Mangkubumi di Dukuh Tawang, Desa Kandangsapi, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Di Desa Kandangsapi, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen terdapat sebidang tanah, oleh warga sekitar disebut sebagai tanah keraton.

Tepatnya, berada di Dukuh Tawang yang lokasinya berada di pinggir Bengawan Solo.

Konon, di atas tanah keraton tersebut berdiri keraton Ing Alaga, atau keraton sementara yang didirikan oleh Pangeran Mangkubumi.

Warga sekitar, Warjito mengatakan pernah terjadi hal-hal aneh di tanah keraton tersebut.

Warjito menceritakan, di tanah keraton terdapat pohon bambu yang menjulang tinggi.

Baca juga: Kisah Pilu Keluarga Cahyo-Wiwin, Bersama 8 Anaknya Tinggal di Tenda HIK, Sudah Tak Mampu Bayar Kos

Baca juga: Kecelakaan Dahsyat di Jalanan Karanggede, Truk Terguling & Brio Rusak Parah, Sejumlah Orang Terluka

"Ada warga desa sini, potong pohon bambu itu untuk dijual, setelah memotong tak lama ia meninggal," katanya kepada TribunSolo.com, Rabu (15/9/2021).

Menurut Warjito, bambu yang dipotong bentuknya seperti ada yang melingkar.

"Bambunya dibawa pulang kerumah, dan sesampainya di dalam rumah, terdengar suara geraman yang keras, entah seperti macan atau apa," jelasnya.

"Paginya, bambu itu langsung dikembalikan, yang punya niat ingin menjual lalu meninggal dunia," tambahnya.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved