Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Hendak Dicuci, Mobil BMW 319i Terbakar di Laweyan Solo: Diduga Korsleting Listrik

Mobil BMW 319i nopol AB 1054 B terbakar di lokasi cucian mobil kawasan Jajar, Laweyan, Kota Solo, Kamis (16/9/2021). 

TribunSolo.com/Fristin Intan Sulistyowati
Mobil BMW di Kota Solo Terbakar, Kamis (16/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Fristin Intan Sulistyowati

TRIBUNSOLO.COM,SOLO - Mobil BMW 319i nopol AB 1054 B terbakar di lokasi cucian mobil kawasan Jajar, Laweyan, Kota Solo, Kamis (16/9/2021). 

Informasi yang dihimpun TribunSolo.com,  api muncul dari mobil tersebut sekitar pukul 09.30 WIB.

Komandan Regu C3 Pemadam Kebakaran Kota Solo, Ridha Putra, mengatakan mendapatkan laporan sekitar pukul 10.00 WIB.

Baca juga: Pesawat Rimbun Air Jatuh dan Hancur Terbakar di Wilayah OPM, Evakuasi Berlangsung Dramatis

Baca juga: Napi Lapas Tangerang Masih Pakai Cincin Tunangan saat Ditemukan Tewas Terbakar, Terkuak Kisah Pilu

"Saat di lokasi kejadian kebakaran mobil  sudah terjadi, dan langsung ditangani oleh petugas," ungkapnya kepada TribunSolo.com, Kamis (16/9/2021).

Pemilik mobil berpelat AB 1054 B diketahui bernama Ismoyo warga Jajar, Laweyan, Kota Solo.

Pantauan di lapangan, Pemadam Kebakaran Kota Solo mengerahkan satu unit mobil damkar.

Baca juga: Kronologi N-Max Terbakar usai Tabrak Sedan di Karanganyar: Sedan Galant Hendak Putar Balik

Ridha mengatakan, kebakaran terjadi saat mobil akan dicuci di tempat cuci mobil di Kawasan Jajar, Laweyan, Kota Solo.

"Mobil sudah terparkir dan mau dicuci keadaan mobil sudah mati, tapi tiba-tiba api muncul dari bagaian depan bawah mobil," ungkapnya.

Akan tetapi, saat mobil mulai terbakar tidak langsung menghubungi Pemadam Kebakaran terlebih dulu.

Baca juga: Ngerinya Kecelakaan di Karanganyar, Motor N-Max Terbakar Usai Tabrak Sedan: 1 Orang Meninggal Dunia

"Dilakukan pemadamaan secara manual oleh karyawan cuci mobil," ungkapnya

Akibatnya mobil terbakar dengan cepat.

"Mobil terbakar sekitar 90 persen, dengan waktu pemadamaan sekitar 20 menit," ungkapnya.

Ridha mengungkapkan dugaan awal korsleting listrik.

"Kemungkinan korsleting listrik pada mesin mobil, dengan kerugian sekitar Rp 90 juta," ujarnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved