Breaking News:

Berita Persis Solo

Tanggapan PSIM Jogja Satu Grup Bareng Persis Solo di Grup C Liga 2 : Kami Pastikan Tim Siap

Liga 2 musim ini bakal menyajikan Derby Mataram antara PSIM Jogja dan Persis Solo dalam fase grup.

TribunSolo.com / Official PSIM Jogja
Pertandingan uji coba PSIM melawan Diklat Merden, Rabu (15/9/2021). 

TRIBUNSOLO.COM - Liga 2 musim ini bakal menyajikan Derby Mataram antara PSIM Jogja dan Persis Solo dalam fase grup.

Dua bebuyutan itu sama-sama menghuni grup C bersama empat tim lainnya, PSG Pati, Hizbul Wathan FC, Persijap Jepara, dan PSCS Cilacap.

Merespon sajian Derby Mataram di grup C, Manajer PSIM Jogja, Farabi Firdausy mengatakan klub menerima apapun keputusan yang telah ditetapkan oleh operator liga dan federasi.

“Bagaimana pun kami menghormati keputusan dari federasi dan operator, meski dari pertama kami sudah meminta supaya Liga 2 dimainkan di venue netral sejak awal fase grup, atau setidaknya di tempat yang bisa membuat nyaman dan minim risiko," kata pria  yang akrab dipanggil Abi itu dilansir dari TribunJogja.

Baca juga: Lagi dan Lagi, Mino Raiola Berulah, Sebut Manchester United Tak Ada di Hati Paul Pogba Tapi Juventus

Baca juga: Derby Mataram Tersaji, Persis Solo Segrup Dengan PSIM Jogja, Pantang Remehkan Klub Atta Halilintar

Untuk itu pihaknya akan berupaya agar risiko saat kompetisi berlangsung dapat diminimalisir.

"Apalagi pada masa pandemi seperti ini. Kami yakin hal ini akan jadi perhatian semua pihak terkait," sambungnya.

Selain itu ia berharap kompetisi Liga 2 musim 2021 ini tetap berjalan lancar sesuai rencana.

Terlebih ketika pada waktunya PSIM Yogyakarta akan melawan Persis Solo yang bertindak sebagai tuan rumah  di Grup C.

“Memang ada sejarah antara PSIM Yogyakarta dan Persis, tapi kami tetap berharap semuanya dapat berjalan dengan baik, aman, dan tentunya harus nyaman untuk semua pihak, harapannya kompetisi tetap berjalan lancar. Karena kompetisi sepakbola Indonesia sedang dalam penilaian, sehingga semua harus berusaha membuat ini sukses,” tukasnya.

Dalam kondisi pandemi seperti ini, penawaran menjadi tuan rumah pada putaran pertama membuat banyak pihak bertanya-tanya.

Apalagi pembebanan biaya operasional penyelenggaraan diserahkan kepada tuan rumah.

Dari sinilah banyak yang beranggapan jika pada akhirnya tuan rumah tidak ingin rugi tanpa mendapat tiket melaju ke putaran kedua.

Namun bagaimanapun, Abi memaparkan tim berjuluk Laskar Mataram siap mengikuti kompetisi pada musim ini.

“Secara tim, kami pastikan PSIM siap dan sudah sangat menantikan kompetisi kembali bergulir. Terima kasih untuk usaha keras dari PSSI dan PT LIB untuk menggulirkan kembali kompetisi di masa yang tidak biasa seperti sekarang,” tambahnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved