Breaking News:

Beredar Video Francesco Bagnaia Diduga Colong Start, Kemenangannya di MotoGP San Marino Jadi Polemik

Sebuah video yang menampilkan start 'Pecco' Bagnaia diduga jump start di MotoGP akhir pekan lalu beredar ramai di jagad media sosial twitter.

(LLUIS GENE / AFP)
Pembalap Italia Francesco Bagnaia (63) memimpin balapan saat Moto Grand Prix Aragon di sirkuit Motorland di Alcaniz pada 12 September 2021. 

TRIBUNSOLO.COM - Sebuah video yang menampilkan start 'Pecco' Bagnaia diduga jump start di MotoGP akhir pekan lalu beredar ramai di jagad media sosial twitter.

Jump start merupakan sebuah pelanggaran yang dilakukan pembalap yang memacu motornya sebelum lampu merah tanda start padam.

Tak sedikit pecinta MotoGP beradu argumen mengenai apakah Bagnaia melakukan kesalahan atau tidak ketika memulai balapan.

Satu di antara video yang diunggah ialah melalui akun Simon Petterson.

Jurnalis MotoGP asal Inggris itu membagikan video yang berisikan start yang dilakukan rider Ducati itu.

Video itu pun mengundang banyak reaksi dan tanggapan dari pecinta ajang balap MotoGP.

Terlepas dari pro kontra netizen, Race Direction tidak memberikan pernyataan apapun.

 

Kemenangan pembalap Ducati, Francesco Bagnaia di MotoGP San Marino 2021, Minggu (19/9/2021) megundang polemik baru.

Berlangsung di Sirkuit Misano, Francesco Bagnaia yang memulai race dari pole position langsung melesat ketika balapan dimulai.

Pada akhir balapan, anak didik Valentino Rossi ini sukses merengkuh podium kemenangan usai mengalahkan Fabio Quartararo dan Enea Bastianini.

Namun siapa sangka kemenangan yang direngkuh Francesco Bagnaia di MotoGP San Marino menjadi bahan perdebatan.

 

Pembalap Italia Francesco Bagnaia (63) memimpin balapan saat Moto Grand Prix Aragon di sirkuit Motorland di Alcaniz pada 12 September 2021.
Pembalap Italia Francesco Bagnaia (63) memimpin balapan saat Moto Grand Prix Aragon di sirkuit Motorland di Alcaniz pada 12 September 2021. (LLUIS GENE / AFP)

Polemik yang bergulir didasarkan pada start yang dilakukan pembalap asal Italia ini.

Di sisi lain, Bagnaia pasca-race memberikan pernyataan bahwa dirinya juga tak yakin start yang dibuatnya benar-benar 'bersih'.

Ia bahkan mengira melakukan jump start.

"Saya langsung tancap gas ketika mengetahui lampu (perlombaan) padam. Bahkan saya merasa itu jump start," terang Bagnaia, seperti yang dikutip dari laman resmi MotoGP.

"Itu bisa saja (kesalahan) namun sejauh ini tidak ada (yang memberikan keputusan pelanggaran)," tambah anak didik Valentino Rossi.

Terlepas dari itu, kemenangan yang dibukukan Bagnaia membuat asa untuk meraih gelar juara dunia MotoGP 2021 kian terbuka.

Bagnaia memang masih tertinggal penguasa klasemen MotoGP 2021, Fabio Quartararo.

Quartararo yang mengemas 234 poin, unggul 48 angka dari Pecco Bagnaia yang duduk di tangga kedua.

(Tribunnews.com/Giri)

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved