Breaking News:

Berita Sragen Terbaru

Ternyata Sragen Dulu Jadi Titik Kumpul Pejuang Indonesia Lawan Penjajah, Ini Nama Desanya

Ada desa yang namanya unik di Kabupaten Sragen. Desa itu disebut desa Kandangsapi.

TribunSolo.com/Septiana Ayu Lestari
Desa Kandangsapi, di Kecamatan Jenar, yang memiliki nama unik. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Ada desa yang namanya unik di Kabupaten Sragen

Desa itu disebut desa Kandangsapi, yang masuk ke dalam wilayah Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen.

Kandangsapi dalam bahasa Indonesia diartikan sebagai tempat tinggal sapi.

Baca juga: Sejarah Desa Tempursari Klaten, Terkait Cerita Sosok Kiai Imam Rozi: Prajurit Pangeran Diponegoro

Baca juga: Cerita Dukuh Singomodo Sragen, Masyarakat Dilarang Dengar Nyanyian Sinden: Ternyata Ini Sejarahnya

Namun, pada kenyataannya tidak ditemukan banyak sapi di desa yang berlokasi di pinggir sungai Bengawan Solo tersebut.

Pegiat sejarah di Sragen, Tejo mengatakan, ada maksud tersendiri, kenapa di desa itu disebut sebagai Desa Kandangsapi

"Nama Kandangsapi sebenarnya hanya kiasan, karena sejarah itu penuh dengan kiasan," katanya kepada TribunSolo.com, Senin (20/9/2021).

Baca juga: Hasil Undian Liga Champions 2021: Liverpool vs AC Milan, Partai Final Bersejarah Akan Terulang

Kata Tejo, dulu Bumi Sukowati, merupakan daerah pusat perlawanan kolonial Belanda, yang salah satu wilayahnya berada di Kabupaten Sragen

Maka dari itu, agar strategi tidak mudah dibaca penjajah, para pejuang zaman dulu menggunakan simbol-simbol tertentu.

Biasanya, simbol yang digunakan oleh para pejuang dengan menanam pohon jenis tertentu, yang maknanya hanya dipahami warga lokal.

Baca juga: Akankan Hat-trick Trigol Bersejarah Cristiano Ronaldo di Man United ke Gawang Newcastle Terulang ?

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved