Breaking News:

Viral

Sebulan Lebih Kasus Pembunuhan Subang Belum Terungkap, Polisi Kini Gunakan Alat Tes Kebohongan

Keduanya diperiksa Senin (20/9/2021) kemarin kasus jalan cagak subang yang membuat heboh tersebut.

Tribun Jabar/Dwiky Maulana Vellayati
Yosef (55) saat keluar dari ruangan pemeriksaan Satreskrim Polres Subang, Senin (13/9/2021) malam. 

TRIBUNSOLO.COM - Kasus dugaan pembunuhan Ibu dan anak yang ditemukan tewas mengenaskan di dalam bagasi mobil Toyota Alphard, Rabu (19/8/2021) belum juga terungkap sosok pelakunya.

Dilansir dari TribunJabar, kedua korban yakni Tuti (55) dan Amelia Mustika Ratu (23).

Baca juga: Geger Pembunuhan Berantai di Sintang, Terungkap Kronologi dan Motif Pelaku Habisi 3 Korban

Peristiwa itu terjadi di Desa Jalancagak, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Keduanya ditemukan meninggal pada tanggal 18 Agustus 2021 di Kampung Ciseuti, Desa Jalan Cagak, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang.

Korban mengalami luka di kepala dan jasadnya ditemukan di dalam bagasi mobil Alphard.

Bahkan kabar terbarunya Polisi kembali memeriksa Yosef dan istri mudanya, terkait kasus pembunuhan ibu dan anak di subang.

Dilansir dari TribunJabar, keduanya diperiksa Senin (20/9/2021) kemarin kasus jalan cagak subang yang membuat heboh tersebut.

Tak hanya itu Polisi menggunakan alat tes kebohongan untuk memeriksa suami tua almarhumah Tuti Suhartini sekaligus ayah dari Amalia Mustika Ratu, dua korban meninggal kasus Subang.

Anak dan ibu itu ditemukan meninggal tragis dan mayatnya ditemukan di bagasi mobil yang terparkir di halaman rumah di Kampung Ciseuti Desa Jalan Cagak Kecamatan Jalan Cagak Kabupaten Subang pada 18 Agustus 2021.

Poppy Amalya ahli mikro ekspresi saat menemui rumah keluarga korban perampasan nyawa di Dusun Jalancagak Desa Jalancagak, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada Senin (20/9/2021).
Poppy Amalya ahli mikro ekspresi saat menemui rumah keluarga korban perampasan nyawa di Dusun Jalancagak Desa Jalancagak, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada Senin (20/9/2021). (Tribun Jabar/ Dwiky Maulana Vellayati)

"Iya diperiksa oleh Bareskrim pakai alat tes kebohongan. Secara eksplisit ditanya apakah Pak Yosef melakukan atau menyuruh melakukan perampasan nyawa. Itu pertanyaan mendasarnya," kata Rohman Hidayat, kuasa hukum Yosef saat ditemui di Jalan LLRE Martadinata Bandung, Senin (20/9/2021).

Baca juga: Fakta Baru Kasus Pembuhan Ibu dan Anak di Subang, Ada Wanita Misterius Buang Sesuatu Dekat TKP

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved