Breaking News:

Berita Persis Solo

4 Hari Lagi Liga 2, Asosiasi Pemain Sentil Kalteng Putra Sampai Persis Solo : Lunasi Tunggakan Gaji

Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI) menyentil Persis Solo 4 hari menjelang kick-off Liga 2 musim 2021/2022.

TribunSolo.com/Agil
Tiga Pemilik Persis Solo Kaesang Pangarep, Kevin Nugroho, dan Erick Thohir saat dikenalkan di Stadion Manahan Solo, Sabtu (20/3/2021). 

TRIBUNSOLO.COM - Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI) menyentil Persis Solo 4 hari menjelang kick-off Liga 2 musim 2021/2022.

Laskar Sambernyawa sampai saat ini masih belum menyelesaikan tunggakan gaji pemain musim 2020/2021 yang disebut-sebut mencapai Rp 2.332.900.000.

"Manajemen Persis Solo menyatakan akan menyelesaikan perselisihan antara manajemen lama dengan para pesepakbola yang bersengketa," terang APPI dalam situs resmi asosiasi.

"Namun, hal tersebut belum terealisasi," tambahnya.

Selain Persis Solo, ada lima klub Liga 2 yang masih menunggak gaji. Diantaranya, PSPS Riau, Kalteng Putra, PSKC Cimahi, Persijap Jepara, dan Persekat Tegal.

"Total klub Liga 2 yang belum melaksanakan putusan NDRC Indonesia adalah sebanyak 5 klub dengan total tunggakan Rp 2.402.375.555 dari total 51 putusan yang belum dilaksanakan kepada 49 pesepakbola," jelas APPI.

Baca juga: Nasib Dukungan Suporter, Pasang Bendera & Anthem Satu Jiwa, Tunggu Koordinasi Persis Solo - LIB

Baca juga: Penjelasan Resmi Manajemen Persis Solo soal Tunggakan Gaji Pemain 2020/2021 Rp 2 Miliar Lebih

APPI menjelaskan sesuai dengan seluruh amar putusan NDRC Indonesia, klub-klub yang belum memenuhi putusan menerima sanksi.

Sanksi yang dijatuhkan, yakni larangan pendaftaran pemain untuk 3 periode pendaftaran terhadap 5 klub tersebut.

"Putusan-putusan NDRC sifatnya adalah berkekuatan hukum tetap dan seharusnya merupakan salah satu syarat utama dalam verifikasi keiikutsertaan klub dalam penyelenggaraan Liga 2," tutur APPI.

APPI juga telah mengirimkan surat secara resmi kepada FIFPro dan selanjutnya akan ditindaklanjuti bersama FIFA.

"(Itu) agar proses verifikasi Liga 2 berjalan secara transparan dan profesional," terang APPI. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved