Breaking News:

Berita Klaten Terbaru

Cerita Paiman, Dapat Rp 4 M dari Ganti Rugi Tol Solo - Jogja: Buat Beli Rumah dan Dibagi Ahli Waris 

Salah satu warga di Desa Beku yang terdampak Proyek Strategi Nasional (PSN) Jalan Tol Solo-Jogja, terima ganti rugi hingga miliaran rupiah.

TribunSolo.com/Mardon Widiyanto
Paiman (67) warga Dukuh Sidorejo, Desa Beku, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten mendapatkan miliaran rupiah dari Tol Solo-Jogja, Kamis (16/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Salah satu warga di Desa Beku yang terdampak Proyek Strategis Nasional (PSN) Jalan Tol Solo-Jogja menerima ganti rugi hingga miliaran rupiah.

Uang tersebut, digunakan warga untuk berbagai hal. 

Seperti Paiman (67) warga Dukuh Sidorejo, Desa Beku, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten mengatakan dirinya menerima uang ganti rugi (UGR) Rp 4 miliar.

Baca juga: Meski Lahan yang Dibebaskan Sudah 80 Persen, Tapi Pengerjaan Fisik Tol Solo-Jogja Baru 10 Persen

Baca juga: Bergelimang Uang, Warga di Klaten Kaya Raya Dapat Rp 855 Miliar Usai Tanah Dicaplok Tol Solo-Jogja

"Rumah dan 2 patok sawah saya terdampak proyek Tol Solo-Jogja, saya menerima ganti rugi tersebut," ucap Paiman kepada TribunSolo.com, Kamis (16/9/2021).

Paiman mengatakan, meski mendapatkan ganti rugi tersebut, dirinya masih harus membagi itu untuk 12 ahli warisnya.

Dia menuturkan karena hal itu, ia tak bisa membeli sawah lagi.

"Ini dibagi-bagikan ke 12 saudara saya, sehingga untuk beli sawah, tidak cukup," kata Paiman.

Baca juga: Ada 15 Desa di Klaten Sudah Terima Ganti Rugi Tol Solo-Jogja, Telan Rp 855 Miliar 

Kemudian ia menerangkan uang ganti rugi tersebut akan dimanfaatkan untuk membeli tanah beserta bangunan rumah.

Selain itu, aku dia, dia sudah mendapatkan dua rumah pengganti untuk kedua anaknya.

Halaman
123
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved