Breaking News:

Berita Klaten Terbaru

Dapat Rp 6 Miliar dari Tol Solo-Jogja, Paiman Malah Kehilangan Sawah, Uang Sudah Ludes Dibagi

Paiman harus pusing tujuh keliling, karena uang ganti rugi Tol Solo-Jogja justru membuatnya sedih karena harus dibagi-bagi dan tak punya sawah lagi.

TribunSolo.com/Mardon Widiyanto
Paiman, warga Desa Beku Klaten, penerima uang ganti rugi tanah proyek Tol Solo-JOgja sebesar Rp 6 miliar. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Menerima uang ganti rugi proyek tol identik menjadi orang kaya baru (OKB) atau kaya mendadak.

Namun hal itu tak berlaku bagi Paiman (67), warga Dukuh Sidorejo, Desa Beku, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten.

Meskipun menerima uang ganti rugi Rp 6 miliar, tetapi dia malah mengaku susah, karena sawah ladang penghasilannya menghilang.

Adapun sawah selama ini menjadi satu-satunya tempat untuk bergantung hidup, apalagi untuk makan sehari-hari.

Tapi kenyataannya, berbanding terbalik dengan kenyataan yang ada.

Baca juga: Meski Lahan yang Dibebaskan Sudah 80 Persen, Tapi Pengerjaan Fisik Tol Solo-Jogja Baru 10 Persen

Baca juga: Bergelimang Uang, Warga di Klaten Kaya Raya Dapat Rp 855 Miliar Usai Tanah Dicaplok Tol Solo-Jogja

"Yang tergusur rumah dan 2 patok sawah saya terdampak proyek Tol Solo-Jogja," ucap Paiman kepada TribunSolo.com, Kamis (16/9/2021).

Paiman mengatakan, meski mendapatkan ganti rugi tersebut, dirinya masih harus membagi itu untuk 12 ahli warisnya.

Dia menuturkan karena hal itu, ia tak bisa membeli sawah lagi.

"Ini dibagi-bagikan ke 12 saudara saya, sehingga untuk beli sawah, tidak cukup," kata dia.

Baca juga: Ada 15 Desa di Klaten Sudah Terima Ganti Rugi Tol Solo-Jogja, Telan Rp 855 Miliar 

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved