Breaking News:

Berita Klaten Terbaru

Dapat Rp 6 Miliar dari Tol Solo-Jogja, Paiman Malah Kehilangan Sawah, Uang Sudah Ludes Dibagi

Paiman harus pusing tujuh keliling, karena uang ganti rugi Tol Solo-Jogja justru membuatnya sedih karena harus dibagi-bagi dan tak punya sawah lagi.

TribunSolo.com/Mardon Widiyanto
Paiman, warga Desa Beku Klaten, penerima uang ganti rugi tanah proyek Tol Solo-JOgja sebesar Rp 6 miliar. 

Joko mengaku selama pemberian UGR, tidak ada pihak pemilik lahan terdampak yang mengajukan banding ke peradilan.

Meskipun begitu, ia mengatakan tanah kas desa di Kecamatan Polanharjo yang terdampak belum dilakukan pembayaran.

Baca juga: Di Ngawen Klaten, Tanah Seluas 8 Hektare Bakal Disulap Jadi Rest Area Tol Solo-Jogja, Seindah Apa?

"Tanah kas desa masih belum dilakukan pembayaran, karena masih ada proses yang harus dilalui," ujar Joko.

Ia mengatakan di Kecamatan Polanharjo lahan permukiman yang terdampak proyek Tol Solo-Jogja paling banyak berada dua desa.

Dia menuturkan dua desa yang dimaksud masing-masing di Desa Keanggan dan Desa Kapungan.

"Total bidang tanah yang terdampak proyek di Kecamatan Polanharjo ada sekitar 700an bidang. Mayoritas persawahan," kata Joko.

Dia mengatakan beberapa warga yang terdampak sudah meninggalkan lokasi dan mencari tempat tinggal yang baru.

Bahkan ada beberapa warga yang rumahnya terdampak membongkar rumahnya sendiri.

"Sudah ada warga yang membongkar rumahnya, juga sudah ada yang belum, " pungkasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved