Berita Boyolali Terbaru

148 Bidang Tanah di Boyolali Belum Terima Ganti Rugi Proyek Tol Solo-Jogja, BPN: Tahap Pemberkasan

Pembayaran uang ganti kerugian (UGK) di Desa Guwokajen, Kecamatan Sawit terhadap proyek tol Solo-Yogyakarta belum beres.

Penulis: Tri Widodo | Editor: Agil Trisetiawan
TribunSolo.com/Tri Widodo
Ilustrasi: Pembangunan proyek tol Solo-Yogyakarta di Boyolali 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Pembayaran uang ganti kerugian (UGK) di Desa Guwokajen, Kecamatan Sawit terhadap proyek tol Solo-Yogyakarta belum beres.

Pasalnya, beberapa bidang tanah masih terkendala masalah administrasi, sehingga yang ganti rugi belum bisa dibayarkan.

Badan Pertanahan Nasional (BPN) Boyolali terus berupaya menyelesaikan pembebasan ini.

Kasi Pengadaan dan Pengembangan, BPN Boyolali Djarot Sucahya mengungkapkan, proses pembebasan lahan ini dilakukan secara estafet.

Meski masih ada yang belum beres, namun hal itu tidak mengganggu proses pembebasan tanah di Boyolali ini.

Saat ini, pihaknya telah ancang-ancang untuk melakukan pembayaran terhadap 148 bidang tanah di Desa Kateguhan, Kecamatan Sawit.

“148 bidang tanah di Desa Kateguhan sudah masuk tahap pemberkasan,” ujarnya.

Baca juga: Potret Dalang Ngamen di Boyolali, Main di Teras Rumah Warga: Dapat Bayaran Seikhlasnya 

Baca juga: Sate Kambing Pak Darso Boyolali : Daging Dipotong Dadakan, Menteri Kerap Mampir Bila ke Boyolali

Pemberkasan ini meliputi dokumen-dokumen sertifikat tanah, dan bukti pendulung seperti Kartu tanda Penduduk atau Kartu Kelurga.

“Jika tanah tersebut masih atas nama orang tua, harus ada surat pernyataan dari pemerintah desa setempat mengenai ahli waris bidang tanah yang terdampak tol tersebut,” ujar katanya.

Selain di Desa Kateguhan, yang saat ini masih berproses untuk dilakukan pembasan juga terjadi di Desa Jatirejo.

Ada 61 bidang tanah yang separohnya sudah masuk usulan pembebasan. “ 30 Bidang tanah sudah masuk usulan (pembayaran),” jelasnya.

Djarot menambahkan, di Boyolali ada sebanyak 907 bidang tanah yang tergusur tol. Dari 907 bidang itu, 60 persen diantaranya telah dibebaskan (dibayar).

“549 Bidang tanah sudah terbayar dan saat ini juga telah dimulai pembangunan fisiknya,” jelasnya.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved