Breaking News:

Viral

Beredar Video Talut Ambrol saat Dipukul dengan Telapak Tangan, Begini Fakta Sebenarnya

Sebuah video yang menampilkan seorang pria sedang melakukan memukul pinggiran dinding pembatas, viral di media sosial.

(KOMPAS.COM/TANGKAPAN LAYAR INSTAGRAM @BANJARNEGARA_NEWS)
Anggota Komisi III DPRD Banjarngara sidak pembangunan talut di ruas jalan Kutayasa-Larangan, Kecamatan Madukara, Senin (20/9/2021). 

TRIBUNSOLO.COM - Sebuah video yang menampilkan seorang pria sedang melakukan memukul pinggiran dinding pembatas, viral di media sosial.

Usut punya usut video tersebut dilakukan anggota DPRD Banjarnegara, saat sidak proyek pembangunan talu.

Baca juga: Viral Curhat Gadis Punya Ayah Tiri Usia 22 Tahun, Akhirnya Ikhlaskan Sang Ibu Dinikahi Berondong

Dalam video yang diunggah akun Instagram @banjarnegara_news, Selasa (21/9/2021), tampak salah seorang anggota DPRD menunjukkan talut yang ambrol saat dipukul-pukul dengan telapak tangan.

"Lihat ini pakai tangan kosong, ora memper lah lah (enggak pantas lah)," kata anggota dewan tersebut sambil memukul-mukul talut yang ambrol.

Unggahan tersebut juga disertai keterangan bahwa video tersebut ramai diambil dari grup Facebook Info Seputar Banjarnegara.

Dalam unggahan tersebut tertulis, "Dari postingan akun FB/RakapshaArdiPradipta dengan narasi di postingan tersebut 'Iki ben pada melek matane... Hasile Budhi Sarwono Wing Chin',".

Video ini menjadi sorotan masyarakat pasalnya kualitas talut yang dibangun belum lama itu diduga tidak sesuai spesifikasi.

Talut tersebut dibangun bersamaan dengan proyek jalan di ruas tersebut dengan nilai total Rp 14,9 miliar.

Baca juga: Viral, Pria Ini Menikah dengan Customer Service Operator yang Angkat Teleponnya, Berawal dari Iseng

Dilansir dari Kompas.com, Ketua Komisi III DPRD Banjarnegara Ryan Aditya Wahyu membenarkan video tersebut diambil saat sedang melakukan sidak.

Dia mengungkapkan, video tersebut diambil di ruas jalan Kutayasa-Larangan, Kecamatan Madukara, Senin (20/9/2021).

"Kami sudah pernah (sidak) sampai ke sana waktu bulan Juli 2021, kondisinya sama waktu itu. Kami memberikan masukkan ke DPUPR untuk memperbaiki kualitasnya," kata dia.

Baca juga: Viral Kisah Pria Batal Menikah Padahal Sudah Siapkan Baju Pengantin, Ungkap Alasan Pilu

Dia mengatakan, saat itu melakukan sidak bersama DPUPR. Pihak kontraktor pun bersedia memperbaikinya.

"Singkat cerita akhirnya kemarin sidak lagi, karena kami mendapat informasi dari masyarakat terkait kualitas bangunan tersebut," ujar dia.

Dia membantah anggapan sebagian warganet bahwa tindakan yang dilakukan anggota DPRD justru merusak bangunan tersebut.

"Kami ingin menekankan bahwa masyarakat harus menerima infrastruktur yang terbaik," kata dia.

(Kompas) 

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved