Berita Klaten Terbaru

Kisah Sadino di Klaten, Jadi Miliarder Proyek Tol Solo-Jogja, Langsung Bangun Musala untuk Petani

Sadino Nur Rohmad (42), warga Desa Kranggan, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten menggunakan uang ganti rugi proyek tol Solo-Jogja untuk membangun

Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Agil Trisetiawan
TribunSolo.com/Mardon Widiyanto
Musala milik Sadino di Delanggu, Klaten, dibangun untuk petani 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN -  Kisah inspiratif datang dari salah satu warga yang terdampak proyek pembangunan tol Solo-Yogyakarta di Kabupaten Klaten.

Sadino Nur Rohmad (42), warga Desa Kranggan, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten menggunakan uang ganti rugi proyek tol Solo-Jogja untuk membangun musala.

Musala yang dia bangun itu berada di depan rumah yang baru di Desa Segaran, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten.

"Saya melihat para petani di sekitar sini melaksanakan salat di dekat pohon pinggir jalan. Jadi kami berinisiatif membangun musala di depan rumah kami," kata Sadino kepada TribunSolo.com, Kamis (23/9/2021).

Baca juga: Potret Dukuh Ngentak di Desa Kranggan Klaten, Rumah Dirobohkan untuk Pembangunan Tol Solo-Jogja

Baca juga: Akhir Masalah Pengrusakan Batu Nisan di Polokarto Sukoharjo, Diselesaikan dengan Kekeluargaan

Baca juga: Biadap! Pria 52 Tahun asal Karanganyar Tega Cabuli Anak Tetangganya yang Masih Berumur 7 Tahun

Nampak, musala itu tengah dibangun oleh sejumlah orang.

Ia menuturkan, pekarangan dan rumahnya di Kranggan terdampak pembangunan tol Solo-Jogja.

"Saya menerima ganti rugi sekitar Rp 1 miliar," ujarnya.

Uang tersebut ia gunakan untuk membeli rumah, dan berencana untuk naik haji bersama keluarganya.

Namun karena masih pandemi covid-19, dan masa tunggu haji yang lama, ia dan keluarganya memutuskan untuk membangun musala.

" Awalnya uang itu akan digunakan untuk naik haji, namun karena keluarga sudah ada sepakat, jika UGRnya bagus, kami berencana akan bangun musala," ujar Sadino.

Lanjut, Sadino mengatakan ukuran musala tersebut, Sekitar 5,5 x 6 meter persegi.

Kemudian saat disinggung terkait dana yang dianggarkan untuk pembangunan musala ini, ia enggan menjawab.

"Yang terpenting musala sudah jadi dulu, terkait berapa uang yang digunakan untuk bangun Musala ini tidak saya pikir," pungkasnya.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved