Breaking News:

Berita Persis Solo

Presiden Pasoepati Minta Suporter Tak Nekat Datang ke Stadion saat Liga 2: Liga Bisa Dibatalkan

Gondrong juga berpesan kepada seluruh pasoepati yang masih setia mendukung Persis Solo untuk menyaksikan tim kebanggaannya dari hanya dari rumah.

Penulis: Iqbal Fathurrizky | Editor: Agil Trisetiawan
TribunSolo.com/Ilham Oktafian
Maryadi Gondrong saat ditemui TribunSolo.com usai resmi jadi Presiden Pasoepati periode 2021-2023 

Laporan wartawan TribunSolo.com, Iqbal Fathurrizky

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - PT Liga Indonesia Baru (LIB) akan segera menggelar kembali kompetisi Liga 2.

Rencananya, pembukaan Liga 2 akan dilakukan di Kota Solo pada Minggu (26/9/2021).

Laga pembukaan Liga 2 ini akan mempertemukan Persis Solo versus PSG Pati atau AHHA PS Pati FC di Stadion Manahan, Minggu (26/9/2021) pukul 18.15 WIB.

Meski kompetisi akan segera bergulir, namun laga dimainkan tanpa penonton.

Pasalnya, Indonesia masih dalam kondisi pandemi covid-19. Sehingga sangat beresiko bilamana laga dimainkan dengan dihadiri para penonton.

Baca juga: Polisi Larang Nonton Bareng Pertandingan Liga 2, Potensi Kerumunan: Ketahuan Langsung Dibubarkan

Baca juga: Liga 2 di Solo Digelar Tanpa Penonton, Polisi Lakukan Penyekatan Antisipasi Suporter Nekat 

Menyikapi hal itu, Presiden Pasoepati Maryadi (Gondrong), mendukung konsep liga tersebut.

Gondrong juga berpesan kepada seluruh pasoepati yang masih setia mendukung Persis Solo untuk menyaksikan tim kebanggaannya dari hanya dari rumah.

"Dukungan harus dari rumah saja, kalo nonton langsung bukan mendukung malah bisa jatuhkan pemain dari segi mental," kata Gondrong," katanya, kamis (23/9/2021).

Selain itu, jika Pasoepati nekat menonton bareng dan hadir langsung ke Stadion, Gondrong menegaskan hal semacam itu dapat membuat Liga 2 dibatalkan.

"Kami sangat mengecam aksi nonton bareng ke stadion, itu dapat membuat Liga 2 tertunda bahkan dibatalkan dan tentunya tidak bisa menonton Persis lagi," pungkasnya.

Pengamanan Polisi

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menegaskan bahwa kompetisi tersebut digelar tanpa penonton. 

Sebagai antisipasi pergerakan suporter keenam klub Liga 2, Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak bakal melakukan penyekatan di pintu masuk Kota Solo.

Baca juga: Polisi Jaga Liga 2 di Solo, Pengamanan 3 Ring: Ada Penyekatan di Pintu Masuk Kota Solo

Baca juga: Tuan Rumah Liga 2, Persis Solo Siapkan Hotel Klub Kontestan, Perhimpunan Hotel Wanti-Wanti Hal Ini

"Batas Kota Solo akan dilakukan penyekatan dan akan dilakukan putar balik jika ada rombongan suporter yang akan masuk di Kota Solo," ungkapnya kepada TribunSolo.com, Kamis (23/9/2021).

Penyekatan dilakuan di semua titik pintu masuk di Kota Solo

"Terutama pintu masuk utama Kota Solo yang akan dijaga oleh personil gabungan dari TNI, Polisi, Brimob Jateng dan Satpol-pp," ujarnya.

Informasi yang dihimpun TribunSolo.com, pintu masuk utama di Kota Solo ada lima titik yakni berada di perbatasan Jurug, Pos Faroka, Tugu Makuto, Pos Banyuanyar, dan Palang Joglo.

Baca juga: Angin Segar buat Persis Solo, Sandi Sute Mulai Pulih, Bisa Tancap Gas di Awal Musim Liga 2

Tak hanya itu, Personil pengurai kerumunan juga dikerahkan di dalam Kota Solo.

"Untuk memantau pergerakan suporter. Terlihat lagi,  bagi yang akan melakukan nonton bareng akan dibubarkan secara langsung," ungkapnya.

Ade menjelaskan, kegiatan nonton bareng dapat menimbulkan kerumunan.

"Antisipasi penyebaran Covid-19, karena kami berharap keamanan tetap aman lancar dan sehat sampai pergelaran berlangsung," tutupnya.

Penjagaan Tiga Ring

Gelaran Liga 2 di Stadion Manahan telah mendapatkan lampu hijau dari Pihak Kepolisian.

Dijadwalkan, Duel pembuka yakni Persis Solo versus PSG Pati atau AHHA PS Pati FC, Minggu (26/9/2021) pukul 18.15 WIB.

Total keseluruhan ada 6 tim yang akan bermain di Stadion Manahan.

Baca juga: Jadwal Laga Grup C Liga 2 Musim 2021/2022 : Duel Persis Solo vs AHHA PS Pati Jadi Pembuka

Baca juga: Jelang Kick Off Liga 2 di Stadion Manahan Solo, Gibran: Tanpa Suporter, Nonton dari Rumah

Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, mengatakan surat rekomendasi izin telah diterima dan dikirim ke Polda Jawa Tengah.

"Rencana pengamanan yang akan dilakukan sebanyak 350 personil keamanan," ungkapnya kepada TribunSolo.com, Kamis (23/9/2021).

Dari ratusan personil ini dibagi menjadi 3 ring pengamanan.

Baca juga: Jelang Kick-Off Liga 2, Persis Solo Bawa Modal Apik : Siap Memenangi Setiap Pertandingan

"Pembagian personil, yakni 15 dilapis pertama dalam stadion, 35 dilapis kedua  area joging stadion, dan 190 personil pengamanan diluar di stadion Manahan," ujarnya.

Sedangkan di luar dari tiga lapis pengamanan, personil lainya akan digabung dengan tim Pengurai Kerumunan secara mobile.

"Keseluruhan personil gabungan TNI, Polri, Brimob Polda Jateng," ungkapnya.

Selain pengamanan di luar stadion Manahan, Pihak Kepolisian juga akan melakukan penyekatan di sejumlah titik pintu masuk di Kota Solo.

"Penyekatan juga disiapkan untuk antisipasi pegerakan suporter," ungkapnya.

Liga 2 digelar tanpa penonton dan berharap suporter tidak bergerak ke arah Stadion Manahan.

"Kami hinbau agar Pasoepati atau suporter lainya untuk tidak ke Stadion, cukup menonton di rumah secara live di televisi," ujarnya.

Harapan Suporter 

Lagu 'Satu Jiwa' ciptaan The Working Class Symphony sudah menjelma jadi anthem Persis Solo.

Lagu tersebut kerap dinyanyikan suporter Pasoepati entah saat Persis Solo melakoni home ataupun Away.

Tapi, lagu tersebut pernah tidak bergema saat laga Persinga Ngawi melawan Persis Solo sekira medio 2018. Laskar Sambernyawa saat itu takluk dengan skor tipis 1 - 0.

Para pemain langsung bergegas meninggalkan lapangan Ketonggo, Ngawi dan anthem 'Satu Jiwa' tak bergema.

Kondisi lagu 'Satu Jiwa' tak bergema nampaknya berpotensi terulang saat Liga 2 musim 2021/2022 mengingat pertandingan tanpa penonton.

Baca juga: David De Gea Cemerlang, Dean Henderson Mulai Minder, Minta Dipinjamkan Manchester United

Baca juga: Jadwal Laga Grup C Liga 2 Musim 2021/2022 : Duel Persis Solo vs AHHA PS Pati Jadi Pembuka

Presiden Pasoepati, Maryadi Gondrong berharap lagu tersebut masih bisa bergema mengiringi perjuangan Persis Solo di Stadion Manahan.

"InsyaAllah, antem tersebut tetap bisa dinyanyikan," kata Maryadi kepada TribunSolo.com, Rabu (22/9/2021).

"Kan, tidak menganggu jalannya pertandingan, karena dinyanyikan sebelum atau sesudah pertandingan," tambahnya.

Maryadi meyakini manajemen Persis Solo memahami arti dari nyanyian anthem 'Satu jiwa'.

"Saya yakin manajemen juga akan mengamini bila antem tersebut dikumandangkan," ujarnya.

Menurut Maryadi, bergemanya anthem 'Satu Jiwa' bisa mewakili keberadaan penonton di stadion saat PPKM seperti sekarang ini. Dukungan mengalir lewat lagu tersebut.

"Anggap saja dengan nyanyian tersebut pemain (Persis Solo) tetap beranggapan bahwa suporter ada," ucapnya.

Pasang Bendera

Sebelumnya, antusias suporter Persis Solo, Pasoepati menyambut gelaran Liga 2 musim 2021/2022 mulai kentara.

Itu terlihat dari pemasangan bendera Persis Solo di penjuru Solo Raya.

Jalan-jalan yang akan dilewati tim-tim tamu tak luput dihiasi bendera Persis Solo, diantaranya Jalan Adi Sucipto.

"Pasoepati punya cara untuk mendukung tim kebanggaan dan kesayangan dengan cara aksi pemasangan bendera Persis di beberapa jalan di Kota Solo," kata Presiden Pasoepati, Maryadi Gondrong kepada TribunSolo.com, Rabu (22/9/2021).

"Aksi tersebut dilakukan atas kepedulian teman-teman terhadap tim Persis Solo. InsyaAllah nanti kita juga akan memasang bendera Persis di sekeliling atau seputar Stadion Manahan," tambahnya.

Baca juga: Jadwal Liga Spanyol Malam Ini : Real Madrid On Fair, Bakal Puncaki Klasemen ?

Baca juga: Jadwal Laga Grup C Liga 2 Musim 2021/2022 : Duel Persis Solo vs AHHA PS Pati Jadi Pembuka

Solo Raya 'abang' berkat pemasangan bendera Persis Solo di sejumlah ruas jalan.

Bendera - bendera itu menyambut tim-tim tamu yang datang, sekaligus psywar pendukung tuan rumah kepada mereka.

"Boleh dikatakan begitu (bentuk sambutan ke tim tamu), psywar juga bahwa Persis Solo dan suporter betul betul sudah siap untuk menyambut bergulirnya Liga 2 di Solo ini," ucap Maryadi.

"Kami juga akan mensukseskan gelaran tersebut," tambahnya.

Maryadi tetap mengingat para suporter tetap mendukung Alberto Goncalves cs di rumah saja. Itu karena masih PPKM.

"Nonton di rumah saja, tanpa nonbar. Itu bentuk dukungan setia kita terhadap Persis Solo," ujar Maryadi. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved