Breaking News:

Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin Tiba di KPK, Dijemput Paksa Diduga Terlibat Kasus Suap

Azis Syamsuddin dikabarkan menjadi tersangka Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terkait kasus suap di Kabupaten Lampung Tengah.

Tribunnews.com/Ilham Rian Pratama
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Azis Syamsuddin tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, Jumat (24/9/2021) sekira pukul 19.53 WIB. 

TRIBUNSOLO.COM - Nama Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin terseret dalam dugaan korupsi.

Azis Syamsuddin dikabarkan menjadi tersangka Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terkait kasus suap di Kabupaten Lampung Tengah.

Baca juga: Ditanya Soal Kabar Aziz Syamsuddin Jadi Tersangka Korupsi, Airlangga: Ini Lihat Pertanian Dulu 

Kabar terbarunya Azis Syamsuddin sudah tiba di Gedung Merah Putih KPK Jakarta, Jumat (24/9/2021) malam setelah dijemput paksa.

Dilansir siaran langsung Kompas TV, Azis Syamsuddin tiba di Gedung KPK sekira pukul 19.54 WIB.

Azis Syamsuddin mengenakan batik panjang bercorak batik saat tiba di KPK.

Azis Syamsuddin langsung masuk tanpa memberikan statemen kepada para awak media.

Ia langsung menjalani proses pemeriksaan lanjutan.

Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi mengenai status Azis Syamsuddin, sebagai saksi atau tersangka.

 

Kasus Azis Syamsuddin

Sementara itu Azis Syamsuddin dikabarkan tersandung kasus dugaan suap Dana Alokasi Khusus (DAK), di Lampung Tengah, Lampung.

Diberitakan Tribunnews.com sebelumnya, Pelaksana tugas juru bicara KPK Ali Fikri menjawab diplomatis saat memberikan konfirmasi terkait hal tersebut.

Plt jubir bidang penindakan tersebut hanya membenarkan bahwa pihaknya sedang melakukan penyidikan kasus itu.

“KPK saat ini sedang melakukan penyidikan perkara dugaan TPK (Tindak Pidana Korupsi) pemberian hadiah atau janji terkait penanganan perkara TPK yang ditangani oleh KPK di Kabupaten Lampung Tengah,” ujar Ali saat dikonfirmasi, Kamis (23/9/2021).

Baca juga: Beredar Kabar Azis Syamsuddin Jadi Tersangka Kasus Suap, Ketua KPK Firli Bahuri Angkat Bicara

Ruangan Kerja Digeledah

Sementara KPK sebelumnya telah melakukan penggeledahan di ruangan kerja Azis Syamsuddin.

Dikutip dari Kompas.com, Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR Habiburokhman membenarkan hal tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan tim penyidik KPK melakukan penggeledahan di Gedung DPR RI terkait dengan kasus dugaan suap untuk menaikkan perkara ke tingkat penyidikan.

Yakni dengan tersangka penyidik KPK Ajun Komisaris Polisi (AKP) Stepanus Robin Pattuju dan kawan-kawan.

"Penggeledahan dilakukan tentu dalam rangka pengumpulan bukti-bukti terkait perkara dimaksud," jelasnya.

Awal Perjalanan Karier Azis Syamsuddin

Dilansir Surya.co.id, Azis Syamsuddin merupakan lulusan Fakultas Hukum Universitas Trisakti dan Fakultas Ekonomi Universitas Krisnadwipayana.

Azis kemudian memperoleh gelar masternya di bidang finance di University of Western Sydney, Australia dan magister hukum dari Universitas Padjajaran.

Ternyata Azis juga aktif di berbagai organisasi, terakhir Azis Syamsuddin tercatat sebagai Ketua Umum KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) pada 2008 hingga 2011.

Sebelumnya, Azis Syamsuddin juga aktif sebagai Sekretaris Umum Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Trisakti dan Badan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Trisakti.

Azis mengawali kariernya dengan menjadi seorang konsultan di American International Assurance (AIA).

Setahun setelahnya Azis kemudian bekerja di Bank Panin sebagai Officer Development Programme.

Azis lalu bergabung dengan salah satu firma hukum di Jakarta sebagai Managing Partner, setelah memutuskan berhenti dari Bank Panin.

Baru setelahnya Azis mulai terjun ke dunia politik dengan bergabung bersama Partai Golkar.

Karier Azis di Parlemen

Diwartakan Tribunnews.com sebelumnya, Azis Syamsuddin mengawali karirnya di parlemen pada tahun 2009.

Pada saat itu Azis terpilih menjadi Anggota DPR RI periode 2009-2014 dan ditempatkan di Komisi III yang membidangi hukum, HAM, dan Keamanan.

Kemudian di periode berikutnya Azis dipercaya untuk menjadi Ketua Komisi III DPR RI.

Namun pada tahun 2016, jabatan Ketua DPR RI berpindah dari Setya Novanto ke Ade Komarudin.

Sehingga terjadi pergantian Ketua Komisi III ke Bambang Soesatyo dan Azis kemudian menjadi sekretaris fraksi.

Lalu pada periode 2019 hingga saat ini Azis menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI.

Baca juga: Daftar 7 Sponsor Persis Solo di Jersey Musim 2021/2022 : Tak Ada Logo Bisnis Milik Kaesang Pangarep

Riwayat Pekerjaan

Dilansir laman resmi dpr.go.id, berikut riwayat pekerjaan Azis Syamsuddin:

PT.PANIN BANK, Sebagai: Tahun: 1994 - 1995

KONSULTAN PT.AIA, Sebagai: Tahun: 1992 - 1993

ADVOKAT & PENGACARA GANI DJEMAT & PARTNERS, Sebagai: PARTNER. Tahun: -

UNIVERSITAS TRISAKTI,JAKARTA , Sebagai: DOSEN LUAR BIASA . Tahun: -

DPR RI PERIODE 2014-2019, Sebagai: KETUA BANGGAR . Tahun: - 2019

DPR RI PERIODE 2014-2019, Sebagai: KETUA KOMISI III. Tahun: - 2019

SYAM & SYAM LAW OFFICE, Sebagai: PENDIRI. Tahun: -

(Tribunnews.com/Gilang Putranto/Garudea/Ilham Rian Pratama) (Kompas.com/Nicholas Ryan Aditya)

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved