Breaking News:

Berita Boyolali Terbaru

Korban Arisan Online di Boyolali Ternyata Membludak, Polisi : Banyak yang Ogah Lapor karena Malu

Polisi menyebut ternyata korban arisan dan lelang online yang menyasar warga di Kabupaten Boyolali berjatuhan dan semakin banyak.

Penulis: Tri Widodo | Editor: Asep Abdullah Rowi
WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN
ILUSTRASI : Uang arisan. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com Tri Widodo

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Polisi menyebut ternyata korban arisan dan lelang online yang menyasar warga di Kabupaten Boyolali berjatuhan dan semakin banyak.

Meski belum menguraikan jumlah orang, tetapi kini kasus diambil alih Polda Jateng karena semakin banyaknya korban.

Kapolres Boyolali, AKBP Morry Ermond mengungkapkan, korban arisan dan lelang online ini cukup banyak dan tidak hanya berasal dari wilayah Kota Susu.

Namun, sesuai arahan Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Jateng, seluruh kasus arisan online ditangani Polda Jateng meski penyelidikan berlangsung.

Member sekaligus korban arisan online di Boyolali memberikan keterangan pada wartawan.
Member sekaligus korban arisan online di Boyolali memberikan keterangan pada wartawan. (TribunSolo.com/Tri Widodo)

Baca juga: Teka-teki Batu Giling Berlubang di Masaran, Warisan Masa Lampau, Tak Ada yang Berani Memindahkannya

Baca juga: Update Kasus Arisan Lelang Online di Solo, Polisi Bakal Periksa 8 Saksi Korban

"Kasus arisan online semuanya, baik yang di Boyolali maupun Salatiga, Surakarta dilimpahkan ke Polda,” ujar Morry kepada TribunSolo.com, Senin (27/9/2021).

Morry menjelaskan baru ada lima laporan yang masuk terkait arisan online di antaranya, empat laporan masuk Polres dan satu laporan di Polsek.

Semua laporan ditarik untuk ditangani Polda Jateng denga kerugian sekitar Rp 400 juta.

Morry menyebut sebenarnya masih banyak korban arisan dan lelang ini.

"Tapi banyak dari para korbannya yang enggan melapor, dengan alasan malu," aku dia.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved